Monday, 31 October 2016

Fungsi Refresh Dekstop Windows dan Akibat Jika Terlalu Sering Melakukanya


Hai minna-san, jumpa lagi dengan saya admin Indokids Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kabarnya baik.

Kali ini sesuai judulnya, saya akan membahas fungsi dari fitur Refresh di Dekstop Windows, karena jika agan memakai LINUX atau MAC maka agan tidak akan menemukan menu Refresh, hehe... yang menjadi bahasan utama dalam postingan kali ini adalah fungsi dari Refresh itu sendiri karena banyak orang yang sering melakukan Refresh tetapi jika ditanya fungsinya dia tidak tahu alias hanya iseng-iseng saja.

Banyak juga yang salah mengerti fungsi dari Refresh itu sendiri. Banyak orang yang menganggap bahwa dengan merefresh dapat membuat performa komputer menjadi lebih cepat dan ringan. Padahal justru sebaliknya, merefresh dekstop itu malah membebani kinerja CPU.

Jika agan kurang percaya agan bisa mencobanya sendiri, coba agan Refresh PC agan dan lihat CPU’s Usage nya lewat Task Manager pasti CPU’s Usage akan naik. Apalagi agan merefresh secara “Rapid” alias merefresh dengan menekan tombol F5 dan menahanya beberapa detik maka CPU’s Usage akan naik lebih banyak.

Dari uraian diatas maka akan timbul pertanyaan, apa sih sebenarnya fungsi dari Refresh itu?
Fungsi dari Refresh ada beberapa tetapi tidak ada hubunganya dengan performa dari komputer. Fungsinya yaitu:
  1. Untuk memperbarui tampilan Dekstop setelah kita merubah, menghapus,  atau memindah file yang ada di Dekstop. Contohnya agan mengganti nama sebuah file di Dekstop tetapi setelah agan rubah ternyata belum ada perubahan, maka agan perlu merefresh Dekstop agar menampilkan perubahan tersebut.
  2. Untuk memperbaiki error di Dekstop seperti Icon yang tidak merespon saat di klik atau tidak bisa digunakan. Maka jika agan menemui masalah seperti itu agan perlu merefresh Dekstop untuk memperbaikinya.
  3. Fungsi lain Refresh yaitu untuk menata atau menyelaraskan Icon yang ada di Dekstop. Misalnya tata letak Icon di Dekstop gan acak-acakan, untuk merapikanya agan bisa menggunakan fitur Refresh.
  4. Fungsi keempat dari Refresh yaitu untuk memunculkan file di Dekstop yang dibuat oleh aplikasi pihak ke-3 jika file tersebut tidak mau muncul.
Itulah fungsi Refresh yang sebenarnya. Tetapi banyak juga orang yang merefresh Dekstop hanya karena iseng atau karena sudah kebiasaan melakukan Refresh ketika memakai komputer. Sehingga banya orang bingung mencari menu Refresh ketika memakai LINUX atau MAC karena sudah kebiasaan melakukan Refresh ketika memakai Windows. Merefresh Dekstop itu ala kadarnya saja jangan terlalu sering karena bisa membebani CPU dan malah membuat kinerja komputer menjadi lambat.

Cukup sekian bahasan tentang fungsi Refresh Dekstop yang mungkin belum agan ketahui, dan semoga bisa menambah wawasan kita. Jika agan ingin request artikel agar ditampilkan di Indokids Blogger, agan bisa mengirim request melalui formulir yang sudah ada di panel blog.
Terimakasih sudah mengunjungi blog yang sederhana ini.



8 comments:

  1. Setuju gan . Saya juga pernah test refresh sambil liat kinerja CPU . Setelah di refresh malah nambah kerjaan lg buat si CPUnya

    Kitaaneh.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gan, tapi masih banyak yang salahpengertian tentang fungsi refresh

      Delete
  2. banyak sekali yagan fungsi refresh emang bener sih bisa langsung nata rapih icon yang ada di desktop

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya gan, tapi gak ada pengaruhnya sama performa komputer, hehe..

      Delete

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....