Monday, 31 October 2016

Pengertian Sistem Berkas FAT12, FAT16, FAT32, dan NTFS


Hai minna-san, jumpa lagi dengan saya di Indokids Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini, semoga baik-baik saja.

Kali ini saya akan membahas tentang sistem berkas (File System) FAT, dan NTFS beserta pengertianya. Menurut pengertiannya, sistem berkas adalah sebuah metode penyimpanan dan pengorganisasian file dalam komputer. Dari judulnya pun agan pasti sudah tahu atau minimal sudah pernah mendengar tentang FAT dan NTFS khususnya saat agan membuat partisi di hardisk.
Untuk lebih terperincinya akan saya bahas satu persatu, kita mulai dari system FAT.

Sistem Berkas FAT

Saya kutip dari Wikipedia, sistem berkas FAT adalah sebuah sistem berkas yang menggunakan struktur tabel alokasi berkas sebagai cara dirinya beroprasi. FAT sendiri adalah kependekan dari File Allocation Table dan jika di terjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi Tabel Alokasi Berkas. Sistem FAT pertama kali dikembagkan pada tahun 1976-1977 oleh Bill Gates dan Marc McDonald. Sistem berkas FAT sendiri ada beberapa macam jenisnya, yang akan saya bahas adalah FAT12, FAT16, dan FAT 32. Berikut penjabaranya:

1. FAT12

FAT12 adalah sistem berkas yang memiliki batas hanya sampai 12-bit dan hanya dapat meyimpan maksimal 212 alokasi saja atau jika dihitung hasilnya adalah 4096 aloksi. FAT12 pertama kali digunakan pada sistem operasi MS-DOS. Karena FAT12 kapasits maksimalnya hanya 32 Megabyte maka FAT12 biasanya hanya digunakan untuk Floppy Disk saja.

2 .FAT16

FAT16 adalah sistem berkas yang unit alokasinya memiliki batas sampai 16-bit dan berkapasitas maksimal 4 Gigabyte. Unit alokasi yang dapat disimpan oleh FAT16 yaitu 216 atau jika dihitung hasilnya adalah 65536 unit. Penggunaan sistem berkas FAT16 tergantung ukuran pada partisi yang akan diformat. Jika ukuranya dibawah 16 Megabyte maka Windows otomatis akan membuat partisinya berformat FAT12 dan jika ukuranya lebih dari 16 Megabyte maka partisinya akan berformat FAT16.

3. FAT32

Sistem berkas FAT32 merupakan sistem berkas yang paling baru yang diperkenalkan pada saat Microsoft merilis Windows 95 OEM Service Release 2 (Windows 95 OSR2). FAT32 adalah sistem berkas yang unit alokasinya memiliki batas 32-bit yaitu 232 unit atau jika dihitung mampu mengalamati hingga 4294967296 unit alokasi. Walaupun begitu dalam implementasinya jumlah yang dapat dialamati oleh FAT32 hanya 228 unit alokasi atau jika dihitung menjadi 268435456 unit alokasi.

Kapasitas unit alokasi maksimum dapat mencapai 32768 byte (64 sektor) sehingga secara teoritis dapat menampung hingga 8 Terrabytes (8192 Gigabytes). Walaupun begitu sistem operasi Windows NT 5.0 keatas hanya memperbolehkan pembuatan partisi FAT32 hingga 32 Gigabyte saja, jika partisinya berukuran lebih besar dri 32 Gigabyte keatas maka Windows hanya menyediakan sistem berkas NTFS saja.

Sistem Berkas NTFS

NTFS atau New Technology File System merupakan sistem berkas yang dikembangkan oleh Microsoft dan dimasukan dalam sistem operasi Windows mulai dari Windows NT dan generasi selajutnya sampai Windows 10. Sistem berkas NTFS memiliki desain yang sederhana tetapi memiliki keunggulan dibandiing dengan sistem berkas yang lain dimana NTFS lebih aman dengan fitur enkripsi dan toleransi terhadap kesalahan.

Fitur-fitur dasar sistem berkas NTFS pada umumnya sama dengan sistem berkas lainya seperti directory caching, directory hashing, penggunaan atribut berkas, dan juga penggunaan atribut direktori. Sistem berkas NTFS juga sudah dikembangkan sedemikian rupa sehingga mempunyai kemampuan yang hebat dalam hal kinerjanya khusunya pada ukuran volume yang besar tetapi tetap mudah dalam penggunaanya.

Salah satu keunggulan sistem berkas NTFS dibandingkan sistem berkas lain seperti FAT adalah NTFS bersifat extensible (dapat diperluas) dengan menambahkan fungsi yang baru dalam sistem operasi tanpa harus merombak desain secara keseluruhan.

Beberapa Fitur NTFS

  1. NTFS dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna (dalam NTFS disebut Disk Quota)
  2. NTFS mendukung sistem berkas terenkripsi secara transparan dengan mengunakan beberapa jenis algoritma enkripsi yang umum digunakan.
  3. MTFS mendukung kompresi data yang transparan, meskipun tidak memiliki rasio yang besar, dapat  digunakan untuk menghemat penggunaan ruangan hardisk. Selain itu NTFS mendukung pembuatan berkas dengan atribut sparse (berkas yang berisi banyak area kosong di dalam datanya) yang umumnya dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi ilmiah.
  4. NTFS mendukung hard link (tautan keras) serta symbolic link (tautan simbolis) seperti halnya sistem berkas dalam sistem operasi keluarga UNIX, meskipun dalam NTFS implementasinya lebih sederhana. Fitur symbolic link dalam NTFS diimplementasikan dengan menggunakan Reparse Point yang awalnya hanya dapat diterapkan terhadap direktori. Windows Vista mengizinkan penggunaan symboic link terhadap berkas.
  5. NTFS mendukung penamaan berkas dengan metode pengodean Unicode (16-bit UCS2) hingga 255 karakter. Berbeda dengan sistem berkas FAT yang masih mengunakan pengodean ANSI (8-bit ASCII) dan hanya berorientasi pada format 8.3. penggunaan nama panjang dalam sistem berkas FAT akan menghabiskan lebih dari dua entri direktori.
  6. NTFS memiliki fitur untuk menampung lebih dari satu buah ruangan data dalam sebuah berkas. Fitur ini disebut Alternate Data Stream.

Beberapa Versi NTFS

  1. NTFS versi 1.0 merupakan versi yang di rilis bersamaan dengan sistem operasi Windows NT 3.1.  Walaupun versi ini masih memiliki fungsi paling dasar, tetapi sudah jauh lebih baik dari sistem berkas FAT.
  2. NTFS versi 1.1 merupakan pembaruam dari versi sebelumnya yang rilis bersamaan dengan sistem operasi Windows NT 3.50. Versi ini ada penambahan fitur yaitu pengaturan akses secara diskrit (discretionary access control).
  3. NTFS versi 1.2 merupakan NTFS versi pembaruan yang rilis bersamaan dengan sistem operasi Windows NT 4.0. Versi ini menambahkan fitur baru yaitu dukungan terhadap auditing setiap berkas dan juga kompresi transparan.
  4. NTFS versi 2.0 sebenarnya tidak dirilis secara umum karena ada beberapa kendala. Oleh karena itu pihak Microsoft memutuskan untuk membatalkan proyek NTFS versi 2.0 dan langsung melompat ke NTFS versi 3.0.
  5. NTFS versi 3.0 rilis bersamaan dengan sistem operasi Windows 2000 dan penyempurnaanya merupakan hasil dari peningkatan dari NTFS veri 1.2 ke NTFS  versi 2.0 yang gagal rilis, ditambah lagi penyempurnaan sehingga menghasilkan NTFS versi 3.0. Oleh karena itu NTFS versi 3.0 menawarkan banyak peningkatan diantaranya adalah penetapan kuota kepada setiap pengguna, Encripting File System, dan lain-lain. Selain itu NTFS 3.0 sudah mendukung struktur selain MBR (Master Boot Record), yaitu GPT GUID Partition Table) dan LDM (Logical Disk Management).
  6. NTFS versi 3.1 merupakan versi yang rilis bersamaan dengan sistem operasi Windows XP Server Pack 1 dan Windows Server 2003. Versi ini menawarkan perbaikan dari versi sebelumnya yaitu berupa perbaikan performa dan juga penggantian algoritma enkripsi oleh EFS dari DESX atau 3DES menjadi AES-256.
Itulah gan sedikit penjelasan tentang sistem berkas FAT dan NTFS yang semoga saja bisa menambah wawasan kita. Sebenarnya kurang afdol juga jika membahas tentang sistem berkas FAT dan NTFS saja tanpa membahas sistem berkas EXT (Extend), tetapi untuk postingan kali ini cukup itu dulu. Untuk sistem berkas EXT mungkin akan saya bahas di lain waktu, semoga saja saya tidak lupa, hehe...

Jika agan ingin request postingan agar dibahas di Indokids Blogger, agan bisa mengirim reques ke formulir yang ada di panel blog. Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini.

#Sumber:
http://www.netterku.com
https://muzaqh.wordpress.com
https://id.wikipedia.org




0 komentar:

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....