Sunday, 6 November 2016

Mengenang Detik-Detik Erupsi Gunung Merapi 26 Oktober 2010



Hai  minna-san, jumpa lagi di Indokids Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga baik dan sehat selalu.

Kali ini saya akan membahas tentang erupsi Gunung merapi pada tanggal 26 Oktober 2010 silam. Mengenang dahsyatnya erupsi Merapi yang membawa duka ribuan masyarakat Sleman khususnya, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah umumnya. Dari erupsi tersebut, sepenggal kisah tersajikan.

Tanggal 26 Oktober 2010, terjadi erupsi Gunung Merapi. Saat itu sore pukul 17.45 WIB masyarakat sedang beristirahat selepas mencari nafkah seharian. Tiba-tiba terdengar dentuman, suara yang menggelegar. Suara dari letusan Gunung Merapi yang terletak di perbatasan kabupaten Magelang, Boyolali, Klaten, dan Sleman. Masayarakat panik mencari perlindungan dan tempat untuk mengungsi.

Pada pukul 01.00 WIB dini hari disusul satu letusan yang lebih dahsyat dari sebelumnya. Masyarakat lereng Merapi berduyun-duyun meninggalkan rumah untuk mengungsi ke tempat yang sebelumnya telah disiapkan oleh pemerintah dimana di titik-titik tertentu sudah ditentukan. Penampungan untuk pengungsi berada di Balai Desa, sekolah, maupun gedung-gedung yang sekiranya dianggap aman dari jangkauan “Wedhus Gembel” atau awan panas yang disemburkan Gunung Merapi.

Akibat erupsi tersebut banyak sekali korban berjatuhan, waktu itu belum diadakan pencarian korban yang meningal karena keadaanya masih sangat mengkhawatirkan. Diantara para korban terdapat beberapa relawan dan sang juru kunci Gunung Merapi, Mbah Marijan ikut menjadi korban keganasan Gunung Merapi.

Kronologi waktu itu adalah:

1.  20 September 2010, status Gunung Merapi dinaikan dari Normal menjadi Waspada oleh BPPTK
     Yogyakarta.

2.  21 Oktober 2010, status berubah menjadi Siaga pada pukul 18.00 WIB.

3.  25 Oktober 2010, BPPTK Yogyakarta meningkatkan status dari Gunung Merapi dari Siaga
     menjadi Awas pada pukul 06.00 WIB.

4.  26 Oktober 2010, Gunung Merapi memasuki tahap erupsi. Menurut laporan BPPTK, letusan
     terjadi sekitar pukul 17.02 WIB. Sedikitnya terjadi hingga tiga kali letusan. Letusan di iringi
     keluarnya awan panas setinggi 1,5 kilometer yang mengarah ke Kaliadem, Kepuharjo.

5.  27 Oktober 2010, Gunung Merapai letus. Setelah sekian lama penelitian gunung berapi paling
     aktif di dunia ini akhirnya meletus.

6.  28 Oktober 2010, Gunung Merapi memuntahkan lava pijar yang muncul hampir bersamaan
     dengan keluanya aa panas pada pukul 19.54 WIB. Berikut adalah detail letusan Gunung Merapi:

   •    Pukul 17.02 WIB mulai mengeluarkan awan panas selama 9 menit.

   •    Pukul 17.18 WIB terjadi awan panas selama 4 menit.

   •    Pukul 17.23 WIB terjadi awan panas selama 5 menit.

   •    Pukul 17.30 WIB terjadi awan panas selama 2 menit.

   •    Pukul 17.37 WIB terjadi awan panas selama 2 menit.

   •    Pukul 17.42 WIB terjadi awan panas besar selama 33 menit.

   •    Pukul 18.00 WIB sampai dengan 18.45 WIB terdengar suara gemuruh dari Pos Pengamatan
        Merapi di Jrakah dan Selo.

   •    Pukul 18.10 WIB, pukul 18.15 WIB , dan pukul 18.25 WIB terdengar suara dentuman keras.

   •    Pukul 18.16 WIB terjadi awan panas selama 6 menit.

   •    Pukul 18.21 WIB terjadi awan panas besar selama 33 menit.

   •    Dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membumbung
        ke atas setinggi 1,5 Km dari atas puncak Gunung Merapi.

   •    Pukul 18.54 aktivitas awan panas mulai mereda. Luncuran awan panas mengarah ke sektor
        Barat-Brat Daya dan sektor Selatan-Tenggara.

Itulah detik-detik terjadinya erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta pada tanggal 26 Oktober 2010 yang menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pelajaran yang dapat kita petik dari peristiwa ini adalah bahwa manusia itu makhluk yang lemah. Jika Tuhan berkehendak maka bisa dengan mudah menghancurkanya. Kita juga harus selalu menjaga alam agar kita sebagai manusia bisa terus hidup karena kita hidup bergantung dengan alam.

Ini saya lampirkan foto-foto tempat bekas diterjang awan panas dan penampakan Gunung Merapi saat mengeluarkan awan panas pada peristiwa erupsi Merapi 26 Oktober 2010 silam.





Sekian postingan kali ini, jika agan ingin request postingan agar ditampilkan di blog ini maka agan bisa kirim request ke formulir yang sudah tertera di panel blog.
Terimakasih sudah mengunjungi blog yang sederhana ini...

Sumber: http://id.wikipedia.org



0 komentar:

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....