Sunday, 22 January 2017

Tanda-Tanda Dehidrasi Dan Jenis-Jenisnya



Hai minna-san, jumpa lagi di Indokids Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini?

Kali ini saya akan membahas tentang tanda-tanda saat kita terkena dehidrasi dan juga jenis-jenis dari dehidrasi. Sebelum membahas lebih jauh, kita sebaiknya harus tahu apa itu dehidrasi. Dehidrasi yaitu suatu kondisi dimana tubuh kita kehilangan lebih banyak cairan daripada cairan yang kita dapatkan sehingga tubuh mengalami kekurangan cairan.

Sehingga mengakibatkan keseimbangan antara gula dan garam di tubuh mengalami ganguan yang menyebabkan tubuh tidak bisa berfungsi secara normal. Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari cairan yang mencapai presentase 60%. Cairan pada tubuh manusia berfungsi untuk mengeluarkan racun dan kotoran dalam tubuh, sebagai pelumas dan bantalan pada tulang persendian, untuk menjaga agar jaringan-jaringan pada telinga tetap lembab, membantu sistem kerja pencernakan, dan lain sebagainya.




Tanda-Tanda Umum Dehidrasi


1. Haus

Rasa haus merupakan tanda utama dan yang paling mudah dirasakan bahwa tubuh agan sedang dehidrasi. Dengan rasa haus, tubuh kita memberitahukan bahwa tubuh sedang membutuhkan cairan dan agar kita segera minum.

2. Mulut Kering

Sudah jelas bahwa saat tubuh mengalami kekurangan cairan maka kulit akan lebih kering, khususnya pada bibir.

3. Urine Berwarna Labih Pekata Atau Gelap

Warna urin merupakan salah satu indikator yang bisa agan gunakan untuk mengetahui apakah kebutuhan cairan pada tubuh sudah terpenuhi atau belum. Jika agan sedang buang air kecil dan ternyata urinnya berwarna kuning muda atau bening maka itu tandanya kebutuhan cairan pada tubuh agan sudah terpenuhi. Tetapi jika urib berwarna kuning tua dan lebih berbau itu tandanya kebutuhan cairan pada tubuh agan belum terpenuhi, segeralah perbanyak minum air putih.

4. Air Mata Sedikit

Jika agan sedang menagis dan air mata yang keluar sangat sedikit maka itu bisa menjadi indikasi bahwa tubuh agan kekurangan cairan. Kelenjar air mata tidak mampu memproduksi air mata secara maksimal karena tubuh kekurangan cairan.

5. Merasa Lelah

Sudah menjadi reaksi alamai dari tubuh saat sedang kekurangan cairan. Yaitu tubuh akan terasa lemas dan lelah karena kekurangan cairan.

6. Kulit Kering

Kulit merupakan organ tubuh yang sangat besar dan juga memiliki kebutuhan cairan yang besar pula untuk menjaga kulit tetap elastis tidak kering. Jika kulit agan kering ini bisa mengindikasikan bahwa agan mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi. Perbanyaklah minum.

7. Kurang Berkeringat

Saat agan mengalami dehidrasi maka tubuh agan akan memproduksi keringat lebih sedikit, bahkan bisa tidak memproduksi keringat. Jika dibiarkan maka ini akan membuat kulit sakit. Karena keringat bisa membersihkan kotoran yang ada di dalam pori-pori kulit.

8. Sakit Kepala

Saat agan dehidrasi umumnya kepala terasa sakit berkunang-kunang dan bahkan bisa sampai pingsan.

Jenis-Jenis Dehidrasi Berdasarkan Keparahanya


1. Dehidrasi Ringan Dan Sedang


Dehidrasi dengan tingkat ringan dan sedang biasanya menyebabkan:
• Rasa haus
• Urine berwana lebih gelap atau pekat
• Frekuensi dan volume buang air kecil menurun
• Mulut menjadi kering dan lengket
• Merasa lelah, lemas, dan mudah mengantuk
• Sembelit
• Sakit Kepala

Sedangkan pada bayi dan anak-anak gejalanya adalah:
• Tidak mengeluarkan air mata saat menangis
• Ubun-ubun kepala menyusut
• Mata cekung kedalam
• Tidak kencing selama 8 jam
• Kulit terasa kering dan dingin
• Kulit bibir kering dan lengket

2. Dehidrasi Berat


Dehidrasi jika terus dibiarkan akan menjadi masalah yang serius. Dehidrasi tingkat berat memerlukan tidakan medis segera karena termasuk kondisi medis darurat dan harus mendapatkan penanganan medis cepat. Gejala yang dirasakan oleh penderita dehidrasi berat antara lain:

• Pada bayi dan anak-anak, pada tangan dan kakinya akan terasa dingin disertai timbulnya ruam-ruam kecil
   tetapi tidak disertai gatal
• Kejang-kejang dengan tingkat kesadaran rendah
• Terasa sangat pusing dan mengantuk
• Tidak buang air kecil selama 8-12 jam pada bayi
• Tekanan darah menjadi rendah
• Demam
• Mata terlihat cekung
• Frekuensi nafasnya naik atau cepat
• Denyut jantung menjadi lebih cepat tetapi lemah
• Mulut terasa kering dan air mata sedikit
• Merasa kebingungan dan mudah marah

Dehidrasi jenis ini harus segera mendapat penanganan medis dan harus di infus agar bisa mengembalikan cairan yang hilang. Jika tidak segera ditangani makaakibatnya bisa fatal, yaitu bisa menimbulkan komplikasi. Antara lain gagal ginjal, syok hipovolemik, gangguan suhu basal tubuh, cerebral edema (pembengkakan otak), koma, dan kematian.

Jenis-Jenis Dehidrasi Berdasarkan Penyebabnya


1. Dehidrasi Hipertonik

Penyebab dari dehidrasi ini yaitu karena kurang minum, diabetes, diare, muntah-muntah, dan luka bakar. Dehidrasi ini yaitu naiknya kadar sodium dalam tubuh meningkat karena tubuh kehilangan banyak cairan. Dehidrasi jenis ini lebih sering diderita oleh anak-anak ketimbang orang dewasa.

2. Dehidrasi Hipotonik (Hiponatremia)

Dehidrasi Hipotonik yaitu dimana konsentrasi Natrium di dalam pembuluh darah berkurang lebih banyak daripada kadar air.

3. Dehidrasi Isotonik

Yang dimaksud dengan Dehidrasi Isotonik yaitu berkurangnya air dan Natrium dalam tubuh dengan kadar yang sama. Dehidrasi jenis ini paling sering disebabkan oleh diare.

Itulah gan tanda-tanda dehidrasi dan juga jenis-jenisnya. Kita harus selalu menjaga agar tubuh selalu sehat dan seimbang. Salah satunya adalah dengan meminum air putih yang cukup.

Jika agan ingin request artikel, agan bisa mengirin request ke formulir yang sudah tertera di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog yang sederhana ini.



0 komentar:

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....