Monday, 6 February 2017

Cara Memaksimalkan Peforma Komputer Windows



Hai minna-san, jumpa lagi  di Indokids Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga kabarnya selalu baik dan sehat.

Saat menggunakan kemputer, kadang-kadang kita merasa bahwa kinerja komputernya lebih berat dan lambat. Hal tersebut sangat menganggu sekali, apalagi saat kita sedang mengerjakan tugas tiba-tiba komputernya freeze atau hang.

Hal tersebut disebabkan oleh sitem yang tidak maksimal performnya entah karena RAM penuh atau karena aplikasi yang terinstall terlalu banyak. Jika tidak segera diatasi maka lama-kelamaan bisa merusak sistem, berikut ini cara memaksimalkan kinerja komputer windows.

Cara Memaksimalkan Peforma Komputer Windows




1. Uninstall Program yang Tidak Dipakai

Uninstall aplikasi di komputer agan yang kira-kira tidak di pakai. Untuk apa menginstall banyak aplikasi jika tidak dipakai? Hal itu bisa membebani komputer dan memperlambat kinerjanya. Setiap aplikasi yang agan install pasti akan memakan resource di komputer agan seperti RAM dan Harddisk.

Untuk mengunistalnya agan bisa masuk ke Control Panel lalu klik Uninstall Program. Tetapi jika menginginkan pencopotan aplikasi yang lebih bersih mulai dari bekas-berkas sampah, registry, dan juga cache, maka agan bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk pencopotanya. Salah satu aplikasi yang bisa mencopot aplikasi dan membersihkan sampah, cache, dan registy-nya adalah Revo Uninstaller.

Saat memakai aplikasi itu, nanti ada pilihan pembersihanya mulai dari kelas Terintegrasi, Aman, Normal, dan yang paling teliti adalah Canggih. Yang paling bagus adalah pilihan canggih karena lebih teliti dan menyeluruh dalam menscan file cache dan registrynya, namum prosesnya lebih lama jika dibanding dengan pilihan yang lain.

2. Defragment Harddisk

Defragment Harddisk adalah menata kembali file-flie di harddisk yang terpencar-pencar sehingga menjadi rapi dan terstruktur. Jika harddisk tidak di defrag maka kerja harddisk akan sangat berat dan menyebabkan komputer sering hang karena mencari file yang acak-acakan. Akibat paling buruk jika agan jarang mendefrag harddisk adalah harddisk akan rusak dan mengalami bad sector karena harddisk bekerja terlalalu keras.

Salah satu penyebab file di harddisk tidak rapi bisa disebabkan karena agan terlalu sering install dan uninstall aplikasi di komputer. Jadi saat agan mendefrag harddisk, windows akan akan mengatur file aplikasi, file sistem, dan file data ke lokasi tertentu agar memudahkan sistem untuk mencari file-file tersebut.

Cara untuk mendefrag harddisk sangat mudah, yaitu klik icon Windows di Dekstop >> Al Programs >> System Tools >> Disk Defragmenter. Setelah itu tinggal pilih partisi yang mau di defrag lalu tinggal klik “Defragment” jika di Windows 7. Jika di Windows 10, tinggal masuk ke kolom Search di Task Bar lalu ketikan “Defragment”. Setelam masuk jendela defragment, pillih partisi yang akan di defrag, lalu klik “Optimize” dan tungu sampai proses selesai.


3. Kurangi Program yang Bekerja di Start Up

Program Start Up adalah progaram yang langsung dijalankan ketika komputer dinyalakan. Salah satu program satart up contohnya adalah Antivirus, Internet Download Manager, Power Iso, dan lain sebagainya. Jika memang dirasa tidak penting lebih baik dimatikan saja. Cara mematikanya adalah klik Start >> Run >> ketik “msconfig” >> tekan Enter.

Setelah itu tinggal pilih program mana yang ingin agan matikan. Khusus untuk platform Windows 10 cara mematikan program Start Up melewati Task Manager. Caranya klik kanan icon Windows lalu pilih Task Manager. Setelah masuk Task Manager, pilih tab Start Up dan pilih program yang ingin agan matikan.

4. Backup Font yang Tidak Dipakai 

Font atau huruf yang sudah terpasang di komputer jumlahnya sangat banyak bisa mencapai ratusan bahkan ribuan. Dari jumlah yang sebanyak itu pasti tidak semuanya agan pakai, kecuali jika agan adalah seorang desainer.

Dalam men-load font sebanyak itu pasti bisa membebani kinerja komputer agan. Untuk mengurangi beban kinerja sistem, agan bisa membackup font yang dirasa tidak agan gunakan ke folder lain. Caranya klik Start >> Control Panel >> Appearance and Peronlalization >> Font, lalu pindah font tang tidak agan pakai ke folder lain.

5. Hapus Data yan Tidak Penting  

Hapus data yang tidak penting dari harddisk agan, karena harddisk yang penuh bisa menyebabkan kinerja komputer menjadi lembat. Jangan lupa juga bersihkan isi Recycle Bin, temporary folder,  dan, juga Cache browser.

6. Scan Komputer dengan Antivirus Secara Rutin

Scan komputermu secara berkala agar bebas dari virus dan selalu Update database antivirus yang agan gunakan. Sebagus apapun antivirusnya jika tidak pernah agan update maka tidak ada gunanya karena data base virus sudah usang. Salah satu virus yang bisa menyebabkan komputer berat adalah Adware dan Malware.

Adware adalah virus jenis malware yang terinstall secara otomatis saat agan tidak sengaja menklik tautan yang mengarah pada unduhan Adware. Jika sudah terinstall maka akan mendownload dan menampilkan iklan di komputer agan saat terkoneksi Internet. Untuk menghilangkan adware, ada antivirus khusus yang bisa membasminya, yaitu AdwCleaner.

Sedangkan malware adalah induk dari segala virus, yaitu virus yang di dapat karena membuka tautan yang mengandung malware. Malware akan mendownload dirinya sendiri dan menggandakan diri. Malware akan berjalan di latar belakang komputer agan sehingga agan tidak menyadarinya tetapi efeknya komputer agan menjadi berat dan koneksi internet menjadi boros.

7. Matikan System Index Search

System Index Search juga berkontribusi menambah beban kinerja komputer, maka fitur ini dapat agan matikan untuk mengurangi beban komputer. Langkah untuk mematikannya silahkan masukan tulisan “services.msc” di kolom search pada menu Start maupun pada Run. Setelah itu pilih service yang mau dimatikan dengan cara klik kanan lau nonaktifkan.

8. Percepat Proses Shutdown 

Mempercebat shutdown atau boot yaitu dengan cara mematikan beberapa services yang tidak penting.  Caranya yaitu ketikan kata”msconfig.msc” pada kolom search menu start maupun kolom Run lalu tekan enter. Pilih pada tab Boot dan klik bagian Advanced Options.  Ketik jumlah nomor prosesor yang digunakan saat proses pada kolom Number of Processors. Klik Apply dan untuk melihat efeknya, restart komputer agan.

9. Kurangi Service yang Tidak Digunakan

Sebenarnya banyak sekali service yang berjalan di latar belakang komputer agan saat komputer agan hidupkan. Hal ini akan menghabiskan ruang memory yang seharusnya bisa agan gunakan untuk program yang lebih penting. Untuk itu agan perlu mematikan service yang kira-kira tidak agan gunakan.

Cara mematikanya yaitu klik icon Windows di pojok kiri bawah Dekstop >> All Programs >> Administrative Tool Options. Klik pada tab Advanced dan pilih program yang ingin agan matikan. Untuk melihat hasilnya, restart komputer agan.

Itulah cara agar performa komputer agan menjadi lebih ringan dan tidak berat saat dipakai. Jika agan mempraktekan cara diatas dengan benar maka performa komputer agan akan meningkat dari sebelumnya.

Jika agan ingin request artikel, agan bisa mengirim request lewat formulir yang sudah tertera di panel blog.
Terimakasih sudah bersedia berkunjung di blog yang sederhana ini.



0 komentar:

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....