Breaking

Wednesday, 5 July 2017

Cara Encoding atau Merubah Video Menjadi x265 HEVC Tanpa Mengurangi Kualitas




Hai minna-san, jumpa lagi di Indokids Blogger
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.

Sebenarnya postingan ini saya buat dadakan karena ada sahabat saya yang meminta saya membuat artikel tutorial tentang cara merubah video menjadi x265 HEVC. Jadi mohon maaf jika kata-katanya agak belepotan. Langsung saja kita menuju bahasan utama kita.

Cara Encoding atau Merubah Video Menjadi x265 HEVC


Sebelum melangkah lebih jauh, pertama-tama kita harus memahami apa itu x265 HEVC. Sederhananya x265 HEVC adalah sebuah codec video yang menjadi generasi penerus dari codec sebelumnya yaitu x264.

Kelebihan dari x265 HEVC (High Efficiency Video Coding) tentu saja seperti namanya, video yang menggunakan codec x265 HVC secara ukuran akan lebih kecil dan secara kualitas akan lebih baik jika dibandingkan dengan video yang menggunkan codec lama x264, sehingga lebih efisien.

Itulah sedikit pengenalan tentang codec x265 HEVC, langsung kita membahas tentang cara merubah video menjadi x265 HEVC. Pertama-tama kita siapkan dulu alat dan bahan operasinya.

Alat dan Bahan


1.    Software Encoder

Sebenarnya ada banyak software encoder yang bisa digunakan untuk encode video x265 HEVC seperti IFME (Internet Friendly Media Encoder), Hybrid, Xvid4PSP, Super 3D Recorder, Handbrake, dll. Namun dalam tutorial kali ini saya akan menggunakan IFME (Internet Friendly Media Encoder) dan Handbrake karena opensource.

2.    File Video

Silahkan siapkan file video dengan kualitas jernih yang belum menggunakan codec x265 HEVC, karena kalo sudah HEVC kita tidak ada gunanya mengencode ulang lagi. 😀
Jika adan belum punya silahkan download video di Youtube, karena disana semuanya menggunakan codec x264.

Proses Encoding Video


1.    Jika video agan menggunakan codec x264 maka langsung bisa diencode menggunakan IFME.
       Namun jika belum menggunakna codec x264, silahkan agan encode dulu menjadi x264
       menggunakan Handbrake. Jika agan bingung mengatur presetnya, agan bisa menggunakan yang
       seperti saya dibawah ini.


2.    Setelah selesai, kita encode ulang video menggunakan IFME. Tambahkan video yang mau kita
       encode dengan menekan Toolbar di bagian kiri atas bersimbol video plus. Atau silahkan lihat
       gambar lampiran.



3.    Setelah itu setting seperti settingan yang saya gunakan dibawah ini atau agan bisa menggunakan
       settingan lain. Jika agan mengatur nilai Frame Rate-nya terlalu kecil, maka hasilnya video agan
       akan patah-patah. Semakin besar nilai frame suatu video maka video tersebut akan semakin alus
       pergantian perframe-nya.

       Standar frame itu 23,976 FPS (Frame per Seconds). Dan pegaturan Preset-nya jika agan memilih
       yang cepat maka semakin cepat selesai pula proses encoding video, tetapi hasil encoiengnya akan
       jelek. Saya biasanya paling cepat hanya menggunakan yang Slower, paling sering menggunakan
       Very Slow dan sesekali memakai Placebo.

       Untuk catatan, settingan yang saya gunakan ini akan menghasilkan video dengan ukuran yang
       lebih kecil namun jika ditonton maka kualitasnya akan sama dengan video aslinya.


PICTURE:
 > Format: MKV
 > Resolution: Auto

 > Frame Rate: 23,976
 > Bit Depth: 8
 > Chroma Subsampling: 420




Video:
 > Preset: Very Slow
 > Value Quality:29





Audio:
 > Encoder: Opus Interactive Audio Codec
 > Bit Rate/Level: 80 kbps
 > Frequency: 12000
 > Channel: Stereo






       Jika ada pengaturan IFME yang tidak saya tampilkan berarti menggunakan pengaturan default,
       jadi tidak perlu dirubah

4.    Setelah itu tekan tombol mulai dan tuggu hingga selesai. Kecepatan proses encoding dipengaruhi
       oleh settingan Preset, Frame Rate, dan juga spek komputer agan. Idealnya spek minimum
       komputer untuk editing video itu Intel Core i5.




5.    Setelah selesai silahkan agan bandingkan hasilnya denga video aslinya secara kualitas dan
       ukuran. Berikut lampiran hasil dari video yang saya encoding.




Agan bisa membandingkan ukuran video sesudah di encode ulang dengan codec x265 HEVC dengan yang masih asli. Jika dirasa kurang kecil ukuranya, agan bisa mengencode ulang dan menurunkan kualitasnya, maka otomatis ukuran file akan lebih kecil.

Namun jika agan menginginkan ukuran yang lebih kecil namun tidak mau menurunkan kualitasnya lagi, jalan satu-satunya yaitu mengencode ulang audio yang ada di video tersebut dan mengganti codecnya dengan codec HE-AACv2 (High Efficiency – Advanced Audio Coding Version 2) karena ukuranya akan lebih kecil dan menyatukanya kembali dengan video tersebut.

Singkatnya kita akan mngubahnya menjadi video x265 HEVC dengan audio MPEG-2 HE-AACv2. Untuk tutorial encoding audionya nanti akan saya buat menyusul.

Itulah gan tutorial mengenai cara merubah video manjadi x265 HEVC, jika dirasa masih ada yang kurang jelas agan bisa bertanya di kolom komentar.

Terimakasih sudah bersedia berkunjung di blog yang sederhana ini.



6 comments:

  1. Replies
    1. Sama-sama gan.
      Terimakasih atas kunjunganya

      Delete
    2. Makasih gan, semoga bermanfaat

      Delete
  2. Ditunggu cara encode he aac v2 nya gan ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah selesai gan, silahkan cek https://kudahitam-7.blogspot.co.id/2017/07/cara-koversi-audio-ke-heaacv2.html

      Delete

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....

Adbox