Friday, 1 September 2017

Penyebab Komputer Yang Sering Mati Sendiri






Hai minna-san, jumpa lagi di Indokids Blogger.
Bagimana kabarnya hari ini? Semoga selau dalam keadaan baik dan sehat.

Hari ini tanggal 1 September 2017 bertetapan dengan Hari Raya Idul Adha 1438 H.
Saya mewakili Indokids Blogger mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha bagi umat Islam di Indonesia maupun di mancanegara.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai penyakit paling umum yang menjangkit komputer yaitu mati sendiri. Penyebab komputer mati sendiri sebenarnya sangat beragam, namun saya akan mengulas yang paling sering terjadi saja karena jika di jabarkan seluruhnya maka akan sangat banyak, bisa masalah hardware, sistem, kesalahan registry, hingga virus.

Komputer mati sendiri adalah gejala umum yang mgeindikasikan ada ketidaknormalan dalam komputer itu sendiri, untuk mengatasinya tidak cukup hanya dengan menganalisa gejalanya saja. Tetapi membutuhkan pengecekan lebih mendetail. Namun setidaknya uraian dibawah ini bisa memberi gambaran tentang kerusakan apa yang kemungkinan terjadi di komputer agan.

Beberapa Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri




1. Komputer Mengalami Overheat

Secara umum overheat adalah keadaan dimana suhu pada komponen komputer seperti Prosesor terlalu panas. Sehingga menghambat kinerja komputer hingga menyebabkan hardware gagal beroperasi.

Penyebabnya sangat beragam, bisa karena terlalu lama dipakai untuk melakukan pekerjaan berat seperti main game, rendering animasi, encoding video, editing video, dan sebagainya.

Namun jika agan tidak pernah menggunakan untuk pekerjaan berat namun suhu komputer sangat panas, penyebabnya bisa karena pasta prosesor atau Thermal Processor sudah kering.

Bisa juga kinerja kipas prosesor tidak maksimal, bisa karena rusak maupun terganggu oleh debu yang sudah menumpuk terlalu banyak. Oleh karena itu agan juga harus rutin membersihkan komputer agar debu-debu tidak menggangu kinerja komputer.

Cara lain untuk menghindari overheat bagi agan yang menggunakan laptop bisa menambahkan kipas eksternal untuk membantu mendinginkan perangkat dari luar. Saya sendiri juga menggunakan kipas pendingin eksternal untuk laptop saya karena laptop saya hampir selalu bekerja 24 jam nonstop untuk encoding video X265 HEVC.

Dan sampai sekarang belum pernah mengalami overheat, bahkan kipas prosesor pun jarang memutar secara maksimal. Itu menandakan bahwa suhu komponen prosesor masih dalam keadaan normal.


2. Kesalahan Pada Sistem

Pada poin ini masalah utamanya ada pada sistem atau perangkat lunak, sehingga tidak ada masalah pada sisi hardware. Penyebabnya bisa crash antar driver, maupun software tambahan. Bisa juga karena ada registry yang error, untuk memperbaikinya agan tidak perlu mengecek satu persatu karena jumlahnya ribuan.

Agan bisa menggunakan software untuk memperbaiki registry, banyak antivirus yang mempunyai kemampuan untuk memperbaiki registry.
Jika agan ingin mencari software untuk memperbaiki registry, saya merekomendasikan software bernama Speed Up My PC.

Software lain yang juga bagus yaitu IObit Advanced SystemCare 9, saya sering menggunakanya dulu, namun sekarang saya menggunakan Speed Up My PC.
Hati-hati dalam memodifikasi registry, karena jika kita salah maka akan berimbas pada sistem komputer agan.

Penyebab lain yaitu kesalahan pada sistem dasar Windows, saya pernah mengalaminya sendiri. Setiap habis mengistall software, driver, maupun update, komputer biasanya akan otomatis restart. Masalahnya yaitu komputer tersebut tidak bisa di restart, jika direstart komputer akan mati dan tidak mau hidup lagi kecuali dimatikan paksa dulu lalu dihidupkan kembali.

Dulu saya mengatainya dengan cara install ulang dan sampai sekarang tidak kambuh lagi.


3. Komputer Terinfeksi Virus

Virus juga bisa menyebabkan komputer mati sendiri, umumnya virus ini berjenis malware. Menyusup ke sistem dan merusaknya, sehingga sistem komputer menjadi crash, bahkan ada yang mampu memodifikasi sistem registry. Untuk mengatasinya agan bisa memindai seluruh sistem menggunkan antivirus melalui  Safe Mode.

Untuk melihat antivirus mana yang paling bagus dan paling direkomendasikan, agan bisa melihat di postingan saya:



4. Kerusakan Hardware

Kerusakan pada hardware biasanya terjadi pada processor, hardisk, RAM, regulator, maupun lainya. Untuk poin ini saya tidak bisa memberikan diagnosa mendetail karena harus diperiksa dan dibongkar secara langsung.

Namun tetap ada ciri-cirinya seperti kipas prosesor yang tidak mau berputar waktu dinyalakan, lampu indikator nyala namun tidak ada tampilan, dan sejenisnya.

Jika komputer tiba-tiba mati dan ketika dinyalakan lampui indikator menyala namun tidak ada tampilan di monitor dan kipas prosesor tidak berputar, kerusakanya bisa di regulator yang mengalami shot sehingga arus listrik tidak sampai, juga bisa karena chipset yang minta ganti.

Untuk lebih amanya agan bisa langsung membawa ke tempat servis yang agan percaya.

Itulah beberapa problem yang biasanya menjadi dalang dibalik komputer yang sering mati sendiri, semoga bermanfaat.

Jika agan ingin request artikel agan bisa mengirim request lewat formulir yang sudah saya sediakan di panel blog.
Terimakasih sudah mengunjungi blog sederhana ini.

Sumber: http://www.ryll09.id/2017/08/4-penyebab-pc-sering-mati-sendiri.html

0 komentar:

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....