Friday, 27 October 2017

7 Cara Mengatasi Smartphone Android Agar Tidak Lemot






Hai minna-san, jumpa lagi di Indokids Blogger.
Bagimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tips dalam mengatasi smartphone Android yang lemot. Saya yakin mayoritas pengguna smartphone Android pernah mengalami masalah ini, terutama agan. Bahkan sudah memperbarui semua aplikasi menjadi versi terbaru, namun tetep saja kinerjanya lambat, tidak seperti saat smartphone Android masih baru.

Namun ternyata memperbarui aplikasi pada smartphone Android bukan merupakan jalan keluar untuk mengatasi masalah ini. Karena umumnya ukuran aplikasi yang baru itu lebih besar, sehingga malah tambah lemot. Nah berdasarkan pengalaman saya mengotak-atik smartphone, saya sudah menemukan beberapa solusi untuk mengatasi kinerja smatphone Android yang lambat, berat, dan lemot.



Cara Mengatasi Smartphone Android Yang Berat, Lambat, Dan Lemot



Cara 1: Matikan atau Hapus Aplikasi yang tidak Perlu


Cara pertama yaitu matikan saja aplikasi yang tidak agan gunakan setiap hari. Karena walaupun agan tidak membukanya, kadang aplikasi tersebut berjalan di latar belakang. Juga copot saja aplikasi yang tidak digunakan, karena selain sering berjalan di latar belakang, otomatis aplikasi ini juga menambah sempit kapasitas penyimpanan agan. Untuk lebih mudahnya agan bisa menggunakan bantuan aplikasi pihak ketiga yaitu Greenify untuk menghibernasi aplikasi yang tidak digunakan, namun syaratnya smartphone harus dalam keadaan di root.


Cara 2: Bersihkan File Sampah dan Cache


Cara kedua yaitu hapus cache pada aplikasi dan juga file sampah pada direktori penyimpanan. Untuk caranya agan dapat masuk ke Pengaturan, lalu buka Aplikasi. Silahkan pilih satu-satu aplikasinya dan klik Hapus Cache. Selanjutnya untuk menghapus file sampah, sebaiknya agan menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mempermudahnya. Untuk aplikasinya agan dapat menggunakan CCleaner atau yang lainya. Setelah selesai melakukan pembersihan sampah, copot kembali aplikasi tersebut untuk meringankan beban smartphone.


Cara 3: Membebaskan Penyimpanan Internal


Untuk cara ketiga yaitu dengan membebaskan kapasitas penyimpanan dengan menghapus atau memindah file-file yang berukuran besar dan kurang begitu penting ke dalam penyimpanan lain seperti flashdisk atau hard disk. Karena kinerja Android akan melambat apabila kapasitas penyimpanan internal mulai penuh seperti menumpuknya file sampah dan cache. Untuk bekerja, smartphone Android juga memerlukan ruang yang cukup untuk bernapas.


Cara 4: Kurangi Widget yang Tidak Perlu


Cara keempat yaitu dengan mengurangi widget di menu smartphone Android seperti widget ramalan cuaca, kabar berita Facebook, BBM, pemutar musik, dan sejenisnya. Karena untuk menjalankan semua widget tersebut, otomatis sistem Android harus menjalankan aplikasi-aplikasi yang bersangkutan dengan widget tersebut secara  bersamaan.

Bayangkan saja jika agan mengerjakan beberapa pekerjan secara sekaligus. Sebenarnya pekerjaan tersebut ringan jika dijalankan satu persatu, namun jika menjalankan semua pekerjan tersebut secara bersamaan maka pasti akan merasa kewalahan kan.


Cara 5: Jangan Memasang Beberapa Aplikasi yang Memiliki Fungsi Sama


Cara kelima yaitu dengan menghapus aplikasi yang memiliki fungsi sama dengan aplikasi lain. Misalnya agan memasanga aplikasi pemutar musik lebih dari satu, maka copot aplikasi pemuta musik tersebut sehingga menyisakan satu saja. Untuk apa agan memasang beberapa aplikasi sekaligus yang mempunyai fungsi sama? Hanya mepersempit penyimpanan bukan? Satu lagi, jangan menggunakan aplikasi antivirus lebih dari satu, karena aplikasi jenis ini tergolong berat.


Cara 6: Reset Smartphone Android


Cara keenam yaitu dengan mereset smartphone menjadi bawaan pabrik. Tentu saja semua file sampah dan aplikasi selain bawaan akan terhapus semua. Dengan begitu performanya akan seperti baru lagi. Silahkan agan mereset smartphone Android melaui recovery dengan me-wipe semuanya termasuk cache dan dalvik cache.


Cara 7: Custom ROM Android


Cara ketujuh yaitu dengan mengcustom ROM smartphone Android agan dengan ROM yang lebih ringan. Cara ini bisa agan gunakan apabila semua cara diatas sudah tidak mempan lagi untuk mengatasi lemot dan apabila ROM bawaan memang agak lemot dan berat. Silahkan agan pilih ROM yang ringan, sudah banyak kok yan beredar di internet. Saya dulu juga pernah mengcustom ROM smartphone Android saya waktu masiih menggunakan Lenovo karena lemot. Dulu saya mengganti ROM menggunakan ROM HTC dan Samsung, hasilnya juga bagus.


Itulah beberapa cara mengatasi Android yang berat dan lemot. Jika agan ingin request artikel agan dapat mengirim request melalui form yang sudah tertera di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini, semoga bermanfaat.

0 komentar:

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....