Friday, 20 October 2017

Pengertian Software Komputer Dan Jenisnya Lengkap






Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang software komputer.
Apakah agan tahu apa sih sesungguhnya pengertian dari software komputer?
Pengertian dari software secara bahasa artinya adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk mendukung kinerja pada komputer. Nah, saya akan membahas secara lengkap mengenai software komputer.




1. Pengertian Software


Pengertian dari software komputer adalah sebuah program perangkat lunak yang berfungsi untuk mengontrol perangkat keras (hardware) dan juga mempermudah suatu pekerjaan pada komputer. Dapat juga diistilahkan sebagai data yang diprogram dan disimpan secara digital dalam wujud aplikasi, termasuk program komputer, dokumentasi, dan berbagai info yang dapat dibaca dan ditulis oleh komputer.

Dengan kata lain, bagian dari sistem komputer yang tak berwujud alias bekerja dibelakang layar. Karena disebut sebagai perangkat lunak, maka sifatnya pu  juga berbeda dengan perangkat keras (hardware) pada komputer, jika hardware itu perangkat keras nyata yang dapat dilihat dengan jelas oleh mata dan dapat kita pegang secara langsung, maka software atau perangkat lunak malah sebalinya yautu dapat disentuh dan dilihat secara fisik.

Software memang tidak dapat dilihat secara fisik dan tidak berwujud benda namun dapat dijalankan dan dioperasikan.


2. Jenis-Jenis Software


Menurut jenisnya, software dapat dikelompokan menjadi beberapa kelompk. Saya akan membahasnya secara singkat saja, untuk selanjutnya silahkan lihat uraian dibawah ini.


A. Freeware


Freeware (perangkat lunak gratis) yaitu perangkat lunak komputer yang mempunyai hak cipta free (gratis) dan dapat digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dengan shareware yang mengharuskan pemakainya membayar (misalkan setelah jangka waktu trial atau untuk mendapat fitur lengkap). Pihak pengembang software freeware biasanya membuat perangkat free untuk didonasikan kepada kelompok sosial, namun mereka juga tetap mau mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembangan aplikasi selanjutnya.

Terkadang jika para pengembang aplikasi memutuskan untuk berhenti mengembangkan sebuah produk freeware, mereka akan memberikan source code (kode sumbernya) kepada pengembang lain atau mempublikasikan souce kode tersebut kepada umum sebagai perangkat lunak bebas yang bisa dikembangkan secara bersama-sama.


B. Shareware


Sharewareadalah perangkat lunak yang disediakan untuk pengguna tanpa membayar untuk versi uji coba (trial) dan umumnya fitur-fitur dalam software tersebut dibatasi hanya fungsi dasarnya saja yang dapat digunakan. Jadi maklum saja jika saat agan menggunakan aplikasi ini tidak bisa memanfaatkannya secara maksimal.

Karena aplikasi yang shareware sebenarnya adalah aplikasi ujicoba, untuk menikmati fitur lengkapnya maka agan diharuskan membayar untuk membeli lisensinya. Software shareware sering ditawarkan sebagai aplikasi unduhan dari sebuah situs web yang disertai dengan sebuah bacaan seperti koran atau majalah.

Alasan dibuatnya perangkat lunak shareware adalah memeberikan kesempatan pada calon pembelu untuk mencoba menggunakan program sebelum membeli lisensi untuk versi lengkap dari perangkat lunak berbayar tersebut. Ini juga sering dipakai sebagai strategi marketing dalam pengembangan software shareware.
Maka dari itu shareware juga sering disebut dengan trialware.


C. Firmware


Firmware adalah aplikasi yang mengacu terhadap perangkat lunak yang disimpan di dalam Memory Read Only (hanya dibaca). Berbeda dengan memori akses masuk acak, firmware tidak akan bisa berubah walau komputer atau perangkat tidak mendapat suplai daya listrik.

Modifikasi firmware memang masih bisa dilakukan, akan tetapi hal-hal yang demikian tergantung dari tipe ROM (Read Only Memory) yang dipakai. Firmware yang disimpan dalam ROM tak bisa diubah, tetapi firmware yang disimpan dalam ROM yang dapat diubah semacam EEPROM atau Flash ROM, masih bisa diubah sesuai dengan kebutuhan penggunanya.


D. Commercial Software


Commercial Software (software berbayar) adalah perangkat lunak yang disalurkan atau diciptakan untuk tujuan komersil, jika agan ingin menggunaka software ini maka harus membeli lisensinya dahulu kepada pengembanya. Pengguna yang menggunakan software berbayar umumnya tidak mempunyai hak untuk menyebarluaskan atau membagikan ulang software yang telah dibeli lisensinya secara bebas tanpa ijin dari pengembangnya.

Contoh software berbayar ini misalnya adalah Microsoft Visual Basic NET, Adobe Photoshop, Corel Draw dan masih banyak lagi yang lainnya. Commercial Software juga dilindungi oleh undang-undang hak cipta, dan untuk mendapatkannya kita diharuskan membeli. Software ini dilarang keras untuk diperbanyak (secara ilegal pastinya).


E. Free Software


Free Software atau perangkat lunak bebas adalah istilah yang diciptakan oleh Richard Stallman dan Free Software Foundation (organisasi nirlaba dan merupakan sponsor utama dari proyek GNU) yang mengacu kepada perangkat lunak yang bebas untuk digunakan, dipelajari, dan diubah serta dapat disalin dengan atau tanpa modifikasi, atau dengan beberapa keharusan untuk memastikan bahwa kebebasan yang sama tetap dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna berikutnya.

Bebas di sini juga berarti dalam menggunakan, mempelajari, mengubah, menyalin atau menjual sebuah perangkat lunak, seseorang tidak perlu meminta izin dari siapa pun. Dengan kata lain agan bisa mengutak atik sesuka hati. Untuk dapat menjadikan free software sebagai perangkat lunak bebas, perangkat lunak tersebut biasanya harus memiliki sebuah lisensi, atau berada dalam domain publik dan menyediakan akses ke souce code nya bagi setiap orang.

Gerakan Perangkat Lunak Bebas (Free Software Movement) pertama kali dikembangkan pada tahun 1983, yang bertujuan untuk diberikan kepada setiap pengguna komputer. Dengan konsep kebebasan ini, setiap orang bebas untuk menjual free software, menggunakannya secara komersial dan mengambil keuntungan dari distribusi dan modifikasi source code nya.

Walaupun demikian setiap orang yang memiliki salinan dari sebuah free software dapat pula menyebarluaskan perangkat lunak bebas tersebut secara gratis.
Nah kalo semuanya disebarluaskan secara gratis dan bebas dimodifikasi sesuka hati, trus dari mana pihak pengembang mendapatkan biaya untuk riset?

Biasanya model bisnis dari perangkat lunak bebas terletak pada nilai tambah seperti dukungan, pelatihan, kustomisasi, integrasi, atau sertifikasi. Dengan menggunakan model bisnis seperti ini, pastinya ada kekurangan dan kelebihannya juga. Perangkat lunak bebas (free software) jangan disalahartikan dengan perangkat lunak gratis (freeware) yaitu perangkat lunak yang digunakan secara gratis.

Perangkat lunak gratis dapat berupa perangkat lunak bebas atau perangkat lunak tak bebas. Sejak akhir tahun 1990-an, beberapa alternatif istilah untuk perangkat lunak bebas mulai muncul seperti Open-Source Software, Software Libre, FLOSS, dan FOSS. Saat ini, umumnya perangkat lunak bebas tersedia secara gratis dan dibangun atau dikembangkan oleh suatu komunitas terbuka.

Para anggota komunitas tersebut biasanya bersifat sukarela tetapi dapat juga merupakan karyawan suatu perusahaan yang memang dibayar untuk membantu mengembangkan perangkat lunak tersebut.


F. Open Source Software


Open Source Software ialah variasi perangkat lunak yang memiliki source code yang terbuka untuk dipelajari, dikembangkan, diubah, ditingkatkan, dan disebarluaskan. Sebab sifat ini, lazimnya pengembangannya dijalankan oleh satu kelompok sosial terbuka yang bertujuan mengoptimalkan perangkat lunak bersangkutan.

Anggota-anggota dari organisasi tersebut seringkali bersifat sukarela namun bisa juga mereka adalah pegawai suatu perusahaan yang dibayar untuk melakukan pengembangan terhadap perangkat lunak tersebut. Produk perangkat lunak yang dihasilkan ini lazimnya bersifat bebas dengan tetap menganut kaidah dan moral tertentu.

Setelah membaca uraian ini mungkin agan bertanya-tanya apa perbedaanya dengan free software. Untuk memperjelas perbedaannya, simak baik-baik pernyataan berikut ini.

"Semua perangkat lunak bebas adalah perangkat lunak sumber terbuka, tapi sebaliknya perangkat lunaksumber terbuka belum tentu perangkat lunak bebas, tergantung kaidah yang dipakai dalam melisensikan perangkat lunak sumber terbuka tersebut."


G. Malware


Malware (perangkat perusak) berasal dari gabungan kata malicious dan software, yang pengertianya adalah perangkat lunak yang dibuat dengan tujuan untuk menyusup atau merusak sistem komputer dan jaringam komputer tanpa izin dari pemilik atau administrator.

Istilah ini adala istilah umum yang digunakan oleh ahli komputer untuk mengartikan bermacam-macam variasi perangkat lunak atau kode perangkat lunak yang mengganggu dan merusak. Istilah virus komputer umumnya digunakan untuk menyebut seluruh variasi software perusak.

Perangkat lunak dianggap sebagai malware berdasarkan tujuan dari penciptanya, dan bukan berdasarkan ciri-ciri tertentu. Perangkat perusak mencakup virus komputer, worm komputer, trojan horse, rootkit, spyware, iklan (adware), perangkat jahat (crimeware), dan perangkat lunak lainnya yang bertujuan jahat dan merusak.

Menurut undang-undang, perangkat perusak kadang-kadang dikenali sebagai "pencemar komputer", hal ini tertera dalam kode undang-undang di beberapa negara bagia Amerika Serikat, termasuk California dan West Virginia. Perangkat perusak tidak sama dengan perangkat lunak cacat (defective software). Perangkat lunak cacat yaitu perangkat lunak yang mempunyai tujuan sah namun masih mempunyai kelemahan (bug) yang mungkin bisa membahayakan.


Itulah pembahasan mengenai pengertian software komputer dan jenis-jenisnya.
Jika agan ingin request artikel, agan bisa mengirim request melalui form yang sudah tertera di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog yang sederhana ini, semoga bermanfaat.

0 komentar:

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....