Tuesday, 4 July 2017

Cara Mengelas Plat Besi Tipis Agar Tidak Bolong



Hai minna-san, jumpa lagi di Indokids Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan yang baik dan sehat.

Kali ini saya akan sedikit memberanikan diri untuk memberikan tips yang sebenarnya ini hasil dari pengalaman saya sendiri, walaupun saya belum terlalu berpengalaman di dunia pengelasan. Saya akan memberikan sedikit tips untuk pengelasan plat/besi tipis menggunakan las busur listrik.

Cara ini barangkali berbeda dengan para tukang las yang lain namun ini benar-benar sudah saya praktekan sendiri. Berikut sedikit saya berbagi tentang mengelas plat tipis.

Cara Mengelas Besi Tipis Agar Tidak Bolong atau Berlubang 




1.    Santai dan Rileks

Pertama-tama inilah yang paling penting saat sedang melakukan pengelasan. Santai aja, kalem tidak usah tergesa-gesa saat mengelas. Rileks saja dan jangan berfikiran macam-macam karena kalau kita tidak fokus dan tidak tenang, pasti kita sulit mengontrol gerak tangan sehingga gerakan tangan sering kali menjadi kaku dan agak gemetar.

Sehingga interval pengelasan menjadi tidak teratur dan terlalu cepat, menyebebkan benda yang kita  las menjadi bolong. Pokoknya dibawa yakin saya, “Aku pasti bisa!”

2.    Gunakan Alat dan Bahan yang Tepat

Pertama gunakanlah inverter las dan beserta perangkatnya yang masih bagus, karena kalau output nya tidak setabil maka hasilnya pasti tidak maksimal. Jika mau mengelas benda yang tipis misalnya tebalnya 1  mm jangan menggunakan kawat elektroda berukuran 3.0 mm, karena jika dibesarkan arusnya maka benda kerja akan jebol.

Tetapi jika arus dikecilkan maka nanti akan sulit mendapatkan hasil yang bagus karena las masih mentah. Tampilan kasar dan tentu saja kekuatan sambungan las akan lemah.

3.    Gunakan Teknik Pengelasan Yang Tepat


Jika mengelas benda tipis maka arus lasnya  jangan terlalu besar, karena nanti bisa bolong benda kerjanya. Maka dari itu kawat elektroda juga harus disesuaikan, jangan menggunakan yang terlalu besar.

Apakah mungkin mengelas plat tipis menggunakan kawat elektroda ukuran 3,0 mm dengan arus 35 Ampere hasinya bisa bagus??  Mimpii!!!!

Hasilnya pasti akan jelek, las kurang kuat, dan tentu saja mengelasnya akan sulit. Nempel sana, nempel sini.  Untuk gambaran saja, kawat elektroda ukuran 2,0 mm standarnya menggunakan arus 70 Ampere – 85 Ampere agar hasilnya bagus.

Jadi pilihlah elektroda yang kecil saja, mengelas plat dengan tebal 1 mm sebaiknya menggunakan kawat elektroda ukuran 1,2 mm dengan arus sekitar 40 Ampere.

Teknik mengelasnya dengan cara dititik-titik pelan pelan, jangan terlalu cepat. Tunggu sampai besi yang kita las sudah agak mengeras, tandanya sudah tidak mengeluarkan seperti cairan besi dari permukaanya. Dititik pelan dengan jarak sekitar 2 mm – 3 mm dari pengelasan pertama dan seterusnya.

Posisi kawat elektroda jangan terlalu miring sudut antara plat yang di las dengan elektroda sebisa mungkin jangan terlalu tegak lurus dan jangan terlalu miring, atau membentuk sudut sekitar antara 45  - 80 derajat. Karena jika terlalu miring biasanya akan bolong.

Di las pelan-pelan, jarak ujung kawat elektroda jangan terlalu dekat dan juga jangan terlalu jauh. Yaitu antara 1 mm – 2 mm. Karena jika terlalu dekat nanti bisa nempel dan malah mndorong permukaan besi cair dan akan berlubang. Namun jika terlalalu jauh maka api akan menjadi lebih besar dan lebih panas, sehingga mudah jebol. Belum lagi nanti hasilnya akan kasar. Untuk melihat tips dan trik cara mengelas lebih lengkap silangkan kunjungi link ini.

Itulah gan sedikit saya berbagi pengalaman dalam proses pengelasan, karena untuk menjadi mahir dalam mengelas kita memerlukan jam terbang dan pengalaman yang banyak. Saya pun juga masih harus banyak belajar, karena saya juga bukan orang yang ahli dalam  mengelas.
Terimakasih sudah bersedia berkunjung di blog yang sederhana ini.



15 comments:

  1. Terimakasih gan tips nya .... karena ini yg menjadi problem saya ,yg bisa bikin pusing kepala....soalnya plat nya boloooong teyuusss.... hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2... Kalau ketebalan plat kurang dari 1 mm lebih baik pakai las argon, lebih mudah pengelasannya

      Delete
  2. Apa las argon bisa untuk besi juga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa gan... Tergantung kawat pengisinya. Bisa untuk besi, stainless, kuningan,dll

      Delete
  3. Besi hollow 1.2 saya pakein elektroda 2.6
    Besaran ampere nya berapa? Atau saya harus ganti kawat elektrodanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya 1,2 dilas dengan elektroda 2,6 itu terlalu besar.
      Kalau saya biasa pakai RD-26 ukuran 2mm.
      Masalah ampere itu tergantung tukang las nya.
      Tapi untuk saya standarnya 70-80 ampere. Dilas putus2, kalau langsung full nanti bolong

      Delete
  4. Om, Kawat pengisi yg digunakan jenis atau merek apa untuk pengelasan besi tipis menggunakan argon?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya masalah merek itu tergantung selera dan kualitas yg diinginkan.
      Kalau saya untuk pengelasan besi dg kualitas yg baik biasa pake Edzona

      Delete
  5. Klo utk holo 1,2 bagusnya pake kawat las ukuran brpa mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk ketebalan segitu saya biasanya pakai 2mm, karena memang kawat ukuran segitu yang biasa tersedia di bengkel saya.
      Untuk saya pribadi masih bisa pakai yg ukuran 2mm.
      Namun jika agan menggunakan kawat 2mm kok bolong atau las masih mentah, saya anjurkan pakai 1,6

      Delete
  6. Salam,, untuk pipa conduit yang tebalnya rata rata 1 mm pakai kawat las jenis apa yang bagus agar tidak bolong dan amperenya berapa? Terimakasih

    ReplyDelete
  7. Pipa conduit galvanis ya?
    Saya kemarin mengelas pipa galvanis menggunakan kawat las RD-26 2mm hasilnya bagus gan, tapi tebal pipa 2mm.
    Tapi kalau mengelas galvanis dg tebal 1mm menggunakan las listrik agak susah. Disatu sisi kita harus menghilangkan lapisan galvanis dan di sisi lainnya kita harus berusaha agar pipa tidak jebol. Saran saya gunakan las asitilin saja gan, kurang direkomendasikan untuk menggunakan las listrik.

    ReplyDelete
  8. Replies
    1. Untuk penggunaannya sih sama, untuk mengelas konstruksi dengan kekuatan menahan beban sedang.
      Namun untuk kemudahan penggunaan bagi saya pribadi lebih enak RD-260, kerak tipis dan tidak mudah lengket. Berbeda dg RD-460 yang keraknya tebal dan agak alot. Tapi dari segi kekuatan unggul RD-460

      Delete

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....