U2FsdGVkX1+Cd3x+Yum2k+Q2ccYEBuPsyPlW+eN8gDwNRZmZSHUrykCc9KzxVbhZm9CaGpo44SQgbquHUtFpsw==


Hai minna-san, jumpa lagi di Indokids Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan yang baik dan sehat.

Kali ini saya akan sedikit memberanikan diri untuk memberikan tips yang sebenarnya ini hasil dari pengalaman saya sendiri, walaupun saya belum terlalu berpengalaman di dunia pengelasan. Saya akan memberikan sedikit tips untuk pengelasan plat/besi tipis menggunakan las busur listrik.

Cara ini barangkali berbeda dengan para tukang las yang lain namun ini benar-benar sudah saya praktekan sendiri. Berikut sedikit saya berbagi tentang mengelas plat tipis.

Cara Mengelas Besi Tipis Agar Tidak Bolong atau Berlubang 




1.    Santai dan Rileks

Pertama-tama inilah yang paling penting saat sedang melakukan pengelasan. Santai aja, kalem tidak usah tergesa-gesa saat mengelas. Rileks saja dan jangan berfikiran macam-macam karena kalau kita tidak fokus dan tidak tenang, pasti kita sulit mengontrol gerak tangan sehingga gerakan tangan sering kali menjadi kaku dan agak gemetar.

Sehingga interval pengelasan menjadi tidak teratur dan terlalu cepat, menyebebkan benda yang kita  las menjadi bolong. Pokoknya dibawa yakin saya, “Aku pasti bisa!”

2.    Gunakan Alat dan Bahan yang Tepat

Pertama gunakanlah inverter las dan beserta perangkatnya yang masih bagus, karena kalau output nya tidak setabil maka hasilnya pasti tidak maksimal. Jika mau mengelas benda yang tipis misalnya tebalnya 1  mm jangan menggunakan kawat elektroda berukuran 3.0 mm, karena jika dibesarkan arusnya maka benda kerja akan jebol.

Tetapi jika arus dikecilkan maka nanti akan sulit mendapatkan hasil yang bagus karena las masih mentah. Tampilan kasar dan tentu saja kekuatan sambungan las akan lemah.

3.    Gunakan Teknik Pengelasan Yang Tepat


Jika mengelas benda tipis maka arus lasnya  jangan terlalu besar, karena nanti bisa bolong benda kerjanya. Maka dari itu kawat elektroda juga harus disesuaikan, jangan menggunakan yang terlalu besar.

Apakah mungkin mengelas plat tipis menggunakan kawat elektroda ukuran 3,0 mm dengan arus 35 Ampere hasinya bisa bagus??  Mimpii!!!!

Hasilnya pasti akan jelek, las kurang kuat, dan tentu saja mengelasnya akan sulit. Nempel sana, nempel sini.  Untuk gambaran saja, kawat elektroda ukuran 2,0 mm standarnya menggunakan arus 70 Ampere – 85 Ampere agar hasilnya bagus.

Jadi pilihlah elektroda yang kecil saja, mengelas plat dengan tebal 1 mm sebaiknya menggunakan kawat elektroda ukuran 1,2 mm dengan arus sekitar 40 Ampere.

Teknik mengelasnya dengan cara dititik-titik pelan pelan, jangan terlalu cepat. Tunggu sampai besi yang kita las sudah agak mengeras, tandanya sudah tidak mengeluarkan seperti cairan besi dari permukaanya. Dititik pelan dengan jarak sekitar 2 mm – 3 mm dari pengelasan pertama dan seterusnya.

Posisi kawat elektroda jangan terlalu miring sudut antara plat yang di las dengan elektroda sebisa mungkin jangan terlalu tegak lurus dan jangan terlalu miring, atau membentuk sudut sekitar antara 45  - 80 derajat. Karena jika terlalu miring biasanya akan bolong.

Di las pelan-pelan, jarak ujung kawat elektroda jangan terlalu dekat dan juga jangan terlalu jauh. Yaitu antara 1 mm – 2 mm. Karena jika terlalu dekat nanti bisa nempel dan malah mndorong permukaan besi cair dan akan berlubang. Namun jika terlalalu jauh maka api akan menjadi lebih besar dan lebih panas, sehingga mudah jebol. Belum lagi nanti hasilnya akan kasar. Untuk melihat tips dan trik cara mengelas lebih lengkap silangkan kunjungi link ini.

Itulah gan sedikit saya berbagi pengalaman dalam proses pengelasan, karena untuk menjadi mahir dalam mengelas kita memerlukan jam terbang dan pengalaman yang banyak. Saya pun juga masih harus banyak belajar, karena saya juga bukan orang yang ahli dalam  mengelas.
Terimakasih sudah bersedia berkunjung di blog yang sederhana ini.



Baca Juga

Saya adalah seorang mekanik permesinan yang mempunyai hobi menulis.
Terimakasih gan tips nya .... karena ini yg menjadi problem saya ,yg bisa bikin pusing kepala....soalnya plat nya boloooong teyuusss.... hehehe
Sama2... Kalau ketebalan plat kurang dari 1 mm lebih baik pakai las argon, lebih mudah pengelasannya
Apa las argon bisa untuk besi juga?
Bisa gan... Tergantung kawat pengisinya. Bisa untuk besi, stainless, kuningan,dll
Besi hollow 1.2 saya pakein elektroda 2.6
Besaran ampere nya berapa? Atau saya harus ganti kawat elektrodanya.
Sebenarnya 1,2 dilas dengan elektroda 2,6 itu terlalu besar.
Kalau saya biasa pakai RD-26 ukuran 2mm.
Masalah ampere itu tergantung tukang las nya.
Tapi untuk saya standarnya 70-80 ampere. Dilas putus2, kalau langsung full nanti bolong
Om, Kawat pengisi yg digunakan jenis atau merek apa untuk pengelasan besi tipis menggunakan argon?
Sebenarnya masalah merek itu tergantung selera dan kualitas yg diinginkan.
Kalau saya untuk pengelasan besi dg kualitas yg baik biasa pake Edzona
Klo utk holo 1,2 bagusnya pake kawat las ukuran brpa mas?
Untuk ketebalan segitu saya biasanya pakai 2mm, karena memang kawat ukuran segitu yang biasa tersedia di bengkel saya.
Untuk saya pribadi masih bisa pakai yg ukuran 2mm.
Namun jika agan menggunakan kawat 2mm kok bolong atau las masih mentah, saya anjurkan pakai 1,6
Salam,, untuk pipa conduit yang tebalnya rata rata 1 mm pakai kawat las jenis apa yang bagus agar tidak bolong dan amperenya berapa? Terimakasih
Coba pakai kawat las yg 1,6mm.
Pipa conduit galvanis ya?
Saya kemarin mengelas pipa galvanis menggunakan kawat las RD-26 2mm hasilnya bagus gan, tapi tebal pipa 2mm.
Tapi kalau mengelas galvanis dg tebal 1mm menggunakan las listrik agak susah. Disatu sisi kita harus menghilangkan lapisan galvanis dan di sisi lainnya kita harus berusaha agar pipa tidak jebol. Saran saya gunakan las asitilin saja gan, kurang direkomendasikan untuk menggunakan las listrik.
Om Apa bedanya rd260 dan rd460?
Untuk penggunaannya sih sama, untuk mengelas konstruksi dengan kekuatan menahan beban sedang.
Namun untuk kemudahan penggunaan bagi saya pribadi lebih enak RD-260, kerak tipis dan tidak mudah lengket. Berbeda dg RD-460 yang keraknya tebal dan agak alot. Tapi dari segi kekuatan unggul RD-460
om, link nya gk bisa d buka.. di artikel om yg d atas kn ada tulisan "Untuk melihat tips dan trik cara mengelas lebih lengkap silangkan kunjungi link ini." link nya gk bisa d buka.. minta solusi
Sudah saya perbaiki gan, sudah bisa sekarang
Om kalo las asetilin besi pengisinya tipe apa? Kalo untuk besi. Jika asetilin diganti lpg apakah bisa? Thx
Pengisi untuk las asitilin itu disesuaikan dengan bahan yang akan dilas gan. Jika yg akan dilas besi ya bisa diisi dengan kawat besi, kalau kuningan ya pakai kawat kuningan. Las asitilin bisa diganti dg LPG. Bahkan untuk las asitilin yg digunakan untuk pemotongan logam memang paling baik menggunakan LPG gan
Terimakasih om, ini info yg saya cari.. Jadi pengen belajar las asetilin (lpg) biaya murah.
Kalo pake LPG hati2 gan dalam mengatur tekanan oksigen. Panas api dg LPG itu memusat, jadi rawan jebol...
Rawan jebol dalam artian materialnya yg gampang bolong atau peralatan yg jebol bisa berakibat tabung meledak om?
Rawan jebol pada material yang dilas gan jika material terlalu tipis dan tekanan oksigen terlalu besar
kalau las holo 1mm pakai wire 0.8 pakai berapa ampere Oom. Apakah dengan mesin las mig memang lebih cepat pengerjaannya ?
Ampere kalo 1mm saya pribadi biasa pake 50A gan.
Kalo melakukan pengelasan tipis memang lebih mudah cepat memakai MIG, Argon khususnya
terima kasih pencerahannya. kalau ke jogja kasih kabar mas.. wa 0811883185
Saya memang tinggal di Jogja mas 😂
Sugeng ndalu mas, kalo kawat las listrik paling kecil diameter brp ? 1,6 ato 1,2 apa ada? Ama merk nya apa mas? Suwun hehe
Nggih sugeng ndalu. Sampai sekarang untuk kawat las listrik setau saya paling kecil 1,6 mm. Untuk merk nya ada Nikko Steel, Edzona, Kentaro, dll
om kalo untuk elektroda 1,2 mm itu yang jual di mana ya kalo di jogja ,matur nuwun
Waduh dimana ya.. Saya gk pernah pake ukuran segitu soalnya. Coba aja cari di sekitar tugu Jogja ke barat, disitu kan ads beberapa toko barang2 taknik
Cara memilih diameter elektroda untuk menyesuaikan dengan tebal plat gmna cara nya mas? Misal untuk plat St 42 tebal nya 5 mm.
Kalau saya sendiri hanya modal kira2 saja mas, tidak ada teknik khusus. Misal st47 tebal 5mm, saya pakainya kawat las yang 2mm. Karena kalau menggunakan yang 3mm nanti kadang lasnya masih mentah, kalau dinaikan amperenya yang kalah besinya. Kurang lebih begitu, hanya perkiraan dan percobaan kalau saya pribadi. Tapi ada tebel khusus untuk menentukan besaran diameter elektroda, namun saya lupa 😂
Kalau untuk menyambung besi konstruksi bangunan 12mm, baiknya pakai kawat las berapa mm dan pakai inventer berapa Ampere ya?
Kawat las bisa menggunakan yang 2,6 mm. Untuk kekuatan yg bagus saya sarankan menggunakan kawat las tipe LB. Untuk ampere bisa disesuaikan dg cara las yang agan gunakan. Kalau menggunakan teknik dingin menggunakan kisaran 50ampere. Untuk teknik panas bisa kisaran 90-150 ampere. Faktor listrik juga berpengaruh, jadi lakukan percobaan saja.
Loading...