U2FsdGVkX1+Cd3x+Yum2k+Q2ccYEBuPsyPlW+eN8gDwNRZmZSHUrykCc9KzxVbhZm9CaGpo44SQgbquHUtFpsw==
Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai emulator Android ringan terbaik untuk komputer Windows. Emulator Android adalah sebuah perangkat lunak atau alat yang digunakan untuk menjalankan aplikasi Android di platform lain, dalam kasus ini adalah untuk platform komputer Windows. Emulator Android  yang akan saya bahas ini adalah emulator ringan selain Bluestacks.

Bagi kita yang mencontoh perkembangan emulator android, pasti di permulaan-mulanya kita cuma mengetahui emulator Bluestacks, melainkan kita telah ada banyak sekali emulator yang dapat kita unduh secara tidak dipungut bayaran. Bluestacks sendiri yaitu emulator yang terus eksis sampai dikala ini, penggunanya cukup banyak sebab memang aplikasi ini mempunyai banyak kelebihan. Tetapi padahal seperti itu, bluestacks bukanlah opsi utama bagi kita yang mempunyai komputer atau notebook dengan spesifikasi sedang. Menariknya emulator ini termasuk pendatang baru sehingga masih fresh dan sangat patut agan coba.

Emulator Android Ringan Terbaik Selain Bluestacks



1. NOX Android Emulator



NOX adalah emulator yang sedang naik daun dan memiliki performa yang amat baik. Memiliki tampilan view yang menarik dan mampu mengoperasikan beraneka game dengan lancar, dengan catatan spesifikasi laptop kita memadai. Game seperti Clash of Clans dapat berjalan di emulator ini, seperti halnya mayoritas game lainnya.

NOX juga mampu melakukan fitur Multiple Android Instances, sehingga dapat membuka beberapa aplikasi atau game secara bersamaan, tentu saja di butuhkan spesifikasi komputer yang cukup untuk memainkan semua bersamaan.

Emulator Android ini memang pantas disebut sebagai emulator yang komplit, kelebihan dari NOX adalah sudah di root, NOX juga di lengkapi dengan fitur macro recorder dimana fitur ini dapat di gunakan untuk merekam aktifitas sentuhan, seperti gerakan mouse dan klik untuk mengulang kebali gerakan tersebut secara otomatis.



2. KOPlayer Emulator



KOPlayer dapat di bilang emulator yang di khususkan untuk para gamers, sebab saat membuka situsnya memang semboyannya seperti itu. Bahkan mereka menjanjikan bahwa emulatornya sanggup mengoprasikan seluruh aplikasi termasuk game yang ada di Play Store. Tentu saja ini menjadi kelebihan tersendiri.

Untuk tampilan inteface, KOPlayer cukup baik, tak berbeda jauh dengan emulator lainnya. KOPlayer juga emulator yang mempunyai daya kerja ringan dan stabil. Tak berbeda jauh dengan NOX, emulator ini juga telah di root sehingga pengguna menerima akses masuk root penuh untuk menginstall segala macam aplikasi.

KOPlayer mensupport banyak bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Selain itu emulator dapat di install di notebook dengan prosessor Intel ataupun AMD. Untuk mengetahui lebih jauh bagaimana fitur dan kemampuam kerjanya alangkah baiknya agan langsung mencobanya sendiri.



3. MEmu Emulator



MEmu adalah emulator pendatang baru yang cukup tenar dan sekarang banyak di pakai di Indonesia. Emulator MEmu ini di buat oleh perusahaan asal China yang bernama Shanghai Microvirt Software Science and Technology Co., Ltd. Pihak pengembang emulator MEmu mengklaim bahwa aplikasinya lebih bagus dari pada bluestacks. Berbagai macam tipe aplikasi dan game dapat berjalan lebih smooth atau lebih halus pada emulator ini.

Untuk urusan kinerja, MEmu sungguh-sungguh dapat di andalkan. Bagaimana tidak untuk AnTuTu Benchmark Result dapat menembus angka 100 ribuan, melebihi bluestacks dan jajaran perangkat smartphone flagship lainnya. Meski seperti itu tidak perlu memakai laptop dengan spesifikasi gahar untuk mencoba emulator ini, dengan laptop spesifikasi standar atau minim sekalipun dapat mencobanya.

Bahkan saat ini MEmu telah dibekali fitur yang semakin komplit termasuk OS Andorid Lollipop, Macro & Screen Recorder. Selain itu emulator MEmu dapat di jalankan di seluruh tipe konfigurasi hardware termasuk Intel, AMD, Nvidia dan lain sebagainya.


Dari ketiga emulator di atas masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan yang mana kekurangannya telah di tutupi oleh kelebihannya. Lalu mana yang terbaik? Tentu tiap orang akan mengetahui setelah mencobanya. Berdasarkan pengalaman saya sendiri MEmu mempunyai kinerja yang ringan, namun untuk NOX dan KOPlayer mempunyai kelebihan pada tampilan grafis yang lebih smooth.

Pantau terus blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
Agan juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini semoga bermanfaat.

Baca Juga

Saya adalah seorang mekanik permesinan yang mempunyai hobi menulis.
Loading...