Jenis-Jenis Bootloop Smartphone Android Dan Cara Mengatasinya

Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai jenis-jenis bootloop pada smartphone Android sekaligus cara untuk mengatasinya.

Bootloop adalah suatu kondisi pada smartphone Android dimana ada kesalahan pada perangkat lunak sehingga menyebabkan sistem gagal masuk ke operasi yang ditandai dengan smartphone hanya menampilkan logo atau vendor secara berulang-ulang.

Semakin canggih suatu perangkat, maka semakin kompleks juga sistem operasinya. Termasuk dengan sistem operasi Android yang dikenal rawan terjadi error yang biasanya ditandai dengan kinerja yang tidak normal. Misalnya hang, freeze, restart sendiri, maupun bootloop.

Nah untuk saat ini saya hanya akan fokus membahas masalah bootloop pada smartphone Android saja. Memang secara teori bootloop pada Android dikategorikan sebagai kerusakan sistem perangkat lunak. Namun sebenarnya bisa juga masalah bootloop ini disebabkan oleh kerusakan pada perangkat keras atau hardware, yaitu IC eMMC.

IC eMMC atau Embedded Multi-Media Controller adalah sebuah media penyimpanan yang berkecepatan tinggi dan sebagai modul controller, dimana mendia penyimpanan dan media controller itu terdapat dalam satu chip. Yang intinya adalah tempat untuk menulis seluruh kerja CPU. Penyebab rusaknya IC eMMC itu dapat disebabkan oleh benturan saat smartphone jatuh dan Android terlalu sering dioprek seperti di root lalu di unroot secara berulang-ulang atau melakukan custom ROM terlalu sering.

Jika IC eMMC ini rusak secara otomatis smartphone Android tidak akan bisa bekerja, maksimal hanya bisa menyala sampai logo saja alias bootloop.Khusus untuk kasus ini maka harus dilakukan penggantian pada IC eMMC dengan yang baru.

Untuk pembahasan selanjutnya saya hanya akan berfokus pada gejala bootloop yang hanya disebabkan oleh kegagalan sistem pada Android. Karena untuk masalah hardware sendiri 90% disebabkan karena kerusakan IC eMMC seperti yang sudah saya jelaskan diatas.


Jenis-Jenis Bootloop Smartphone Android dan Cara Mengatasinya


Untuk masalah bootloop pada Android memang memiliki macam-macam jenis tergantung penyebabnya. Sehingga setiap jenis bootloop memiliki penanganan sendiri-sendiri untuk memperbaikinya.

1. Bootloop Ringan (Light Bootloop)


Bootloop ringan atau ligt bootloop memiliki gejala dan penyebab yang ringan juga. Bootloop ini biasanya disebabkan oleh kesalahan saat agan menginstal aplikasi sehingga terjadi crash pada sistem Android. Gejala yang paling jelas dari bootloop jenis ini adalah smartphone sering melakukan restart sendiri saat sedang digunakan.

Bootloop ini tidak berbahaya, agan hanya perlu mematikan smartphone agan lalu diamkan sekitar 20 menit baru hidupkan lagi. Jika perangkat agan menggunakan baterai yang bisa dilepas maka lebih baik baterainya dilepas saja.


2. Bootloop Sedang (Medium Bootloop)


Jenis bootloop ini paling sering disebabkan oleh gagalnya saat melakukan proses root dan ada kesalahan kecil saat melakukan custom ROM. Tanda-tanda yang ditimbulkan yaitu saat dihidupkan, sistem masih mau melakukan booting namun pada saat ada tampilan logo, sistem tidak dapat memulai operasinya sehingga hanya stuck pada tampilan logo.

Cara mengatasinya bisa melakukan restore melalui system recovery jika data IMG pernah agan backup pada memori. Namun jika tidak ada data backup, jalan satu-satunya adalah dengan melakukan hard reset melalui system recovery yang berdampak pada hilangnya semua data pada smartphone agan. Khusus untuk yang disebabkan oleh gagal custom ROM, bisa diatasi dengan melakukan custom ulang atau melakukan flashing.


3. Bootloop Berat (Hard Bootloop)


Bootloop berat paling sering disebabkan oleh kegiatan merubah sistem secara sembarangan, misalanya melakukan custom ROM dengan ROM yang tidak sesuai dengan firmware smartphone tersebut. Tanda-tanda yang muncul adalah sistem Android sama sekali tidak mau melakukan booting sehingga saat dihidupkan smartphone langsung menampilkan logo dan stuck disitu.

Cara mengatasinya yaitu dengan cara melakukan flashing ulang dengan menggunakan firmware yang cocok dengan tipe smartphone tersebut.


Itulah pembahasan singkat mengenai jenis-jenis bootloop pada smartphone Android dan cara mengatasinya.
Pantau terus blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
Agan juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....