U2FsdGVkX1+Cd3x+Yum2k+Q2ccYEBuPsyPlW+eN8gDwNRZmZSHUrykCc9KzxVbhZm9CaGpo44SQgbquHUtFpsw==
Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang salah satu cara membobol rekening bank atau yang biasa disebut dengan carding menggunakan metode skimming.

Belum lama ini sedang heboh dengan kasus banyaknya orang yang mengalami pengurangan saldo rekening dari salah satu bank ternama di Indonesia. Setelah diselidiki ternyata hal tersebut disebabkan oleh para penjahat carding lintas negara yang berhasil menguras saldo nasabah tersebut dengan cara menggunakan metode skimming.

Apa itu skimming, dan bagaimana cara kerjanya?
Jika ingin tahu silahkan baca artikel ini sampai selesai. Saya akan mengulasnya lengkap beserta cara untuk menghindari kejahatan tersebut.


Pengertian Dan Cara Kerja Skimming Beserta Cara Pencegahannya


Cara Kerja Skimming Untuk Membobol Rekening Bank


Segala aktivitas yang berhubungan dengan pencurian data nasabah bank dengan tujuan menguras saldo dinamakan dengan Carding, dan para pelaku kejahatan tersebut biasa disebut dengan Carder.

Sedangkan skimming adalah suatu metode pencurian data-data nasabah yang tersimpan dalam magnet strip yang berada pada kartu ATM dengan menggunakan alat bernama Skimmer oleh pelaku.

Skimmer adalah suatu alat scan yang ditaruh pada mulut slot kartu mesin ATM, bisa juga ditaruh pada alat gesek pembayaran non tunai. Alat ini akan merekam seluruh data pada setiap kartu ATM yang digesekan. Data-data tersebut selanjutnya disimpan dan nantinya akan digunakan untuk kloning atau menduplikat kartu tersebut. 

Selanjutnya kartu tersebut akan digunakan untuk mencairkan uang layaknya seorang nasabah. Terus bagaimana cara pencairan uang tersebut jika nomor PIN-nya tidak diketahui?
Sabar, pembahasan kita belum sampai disitu. Nanti akan saya jelaskan tentang metode PIN Capturing atau metode pengambilan nomor PIN-nya, jadi agan tenang saja.


Silahkan agan lihat gambar diatas. Gambar diatas adalah slot untuk memasukan kartu ATM pada mesin ATM. Sekilas memang terlihat normal,namun pada salah satu slot tersebut telah dipasang alat skimmer yang ditempelkan secara portable diatas slot kartu ATM.

Gambar sebelah kanan adalah slot kartu ATM yang asli, namun pada gambar sebelah kiri sudah ditempel alat skimmer tepat di depan mulut slot kartu. 

Jika tidak ada gambar pembanding mungkin kita tidak akan menyadarinya. Terus bagaimana cara mengetahui bahwa mesin ATM tersebut telah dipasangi alat skimmer?
Caranya cukup mudah, cukup pegang dan goyangkan bagian penutup slot kartu tersebut. Jika goyang berarti ada kemungkinan sudah ditempel alat skimmer.

Seperti yang sudah saya katakan tadi, alat skimmer tidak hanya bisa dipasang pada mesin ATM, namun juga bisa dipasang pada mesin pembayaran non tunai dengan sistem gesek kartu kredit, atau yang biasa disebut dengan EDC. Sistem kerjanya juga sama, yaitu menyalin data-data yang ada pada magnet strip kartu kredit.


Metode Kloning Kartu ATM


Setelah para pelaku mendapatkan data-data dari kartu ATM korban, maka pelaku akan membuat duplikat dari kartu tersebut. Seperti yang sudah saya bahas diatas, pada bagian magnet strip kartu terdapat data-data logis yang bisa dipindahkan ke magnet strip di kartu lain.

Terus bagaimana cara memindah data dari kartu tersebut?
Untuk bisa melakukan pemindahan data kartu atau kloning kartu, kita membutuhkan alat yaitu Card Cloning yang di dalam dunia carding sering disebut Magnetic Card Writer dan kartu ATM kosong. 

Alat kloning ini bisa dipasang pada komputer melalui terminal USB. Alat ini hanya perlu disambungkan ke komputer lalu melakukan instalasi software drivernya. Sistem kerjanya sama saat agan sedang melakukan copy CD di komputer. Alat tersebut bentuknya seperti dibawah ini, lengkap dengan kartu ATM kosong dan CD software drivernya.



Cara Pengambilan PIN ATM Korban


ATM tanpa nomor PIN tidak akan berguna, karena pelaku juga tidak akan bisa menguras saldo korban. Metode untuk mencari PIN atau PIN Capturing sangat beragam. Pelaku biasanya mememasang kamera pengintai kecil atau memasang keyboard palsu yang ditimpa diatas keyboard asli. 

Metode pengambilan PIN dengan memasang keyboard palsu tersebut dinamakan dengan Keylogging. Semua yang diketik oleh nasabah juga akan terekam oleh alat ini. Menurut kabar yang saya dengar, pelaku Carding yang baru tertangkap kemarin juga menggunakan metode Keylogging.

Kamera dan keyboard tersebut menggunakan baterai sebagai sumber daya dan menggunakan antena untuk mengirim semua data tersebut secara langsung ke komputer pelaku. Untuk mendeteksi keyboard palsu tersebut caranya juga sama, goyangkan saja papan keyboardnya. Jika goyah berarti ada kemungkinan itu keyboard palsu. 

Keyboard palsu tersebut biasanya agak menonjol keatas karena hanya ditempelkan saja. Dan juga biasakan untuk menutup menggunakan tangan diatas keyboard saat agan memasukan PIN untuk berjaga-jaga jika ada kamera yang merekamnya.

Ada 1 lagi metode pengambilan PIN, yaitu ada pelaku yang mencatat PIN dengan berpura-pura sebagai nasabah yang sedang mengantre, metode ini populer dengan sebutan Shoulder Surfing. Jadi waspadalah jika ada orang yang sedang mencatat sesuatu dibelakang agan ketika agan sedang di ATM.

So, itulah ulasan singkat mengenai metode pembobolan rekening bank dengan skimming dan cara pencegahannya. Masih banyak metode kejahatan banking yang terjadi diluar sana, mungkin kapan-kapan akan saya bahas satu-persatu.

Pantau terus blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
Agan juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini semoga bermanfaat.

Baca Juga

Saya adalah seorang mekanik permesinan yang mempunyai hobi menulis.
Loading...