Sunday, 18 March 2018

Pengertian Layar TFT LCD, IPS, AMOLED, Serta Kekurangan Dan Kelebihannya

Pengertian Layar TFT LCD, IPS, AMOLED, Serta Kekurangan Dan Kelebihannya

Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai jenis-jenis layar smartphone seperti TFT LCD, IPS, AMOLED, beserta kekurangan dan kelebihannya.

Saat ini produk smartphone jumlahnya sudah sangat banyak dengan bermacam-macam kombinasi varian spesifikasi untuk menarik para konsumen pasar. Saya yakin agan pasti pernah mendengar jenis-jenis layar smartphone baik Android maupun yang lainnya seperti TFT LCD, IPS, dan OLED.

Semakin baru suatu jenis layar maka umumnya dianggap lebih bagus dari para pendahulunya. Banyak yang mengatakan bahwa layar smartphone Android yang juga sudah dipakai oleh Samsung, Super AMOLED adalah yang paling bagus saat ini.
Namun apakah anggapan itu benar?

Nah supaya dapat lebih mengerti ketika mau membeli smartphone untuk memilih jenis layar yang paling bagus, berikut ini sudah saya tulis secara singkat penjelasan tentang layar LCD, IPS, OLED, beserta kekurangan dan kelebihannya.


Pengertian Layar TFT LCD, IPS, OLED Beserta Kekurangan Dan Kelebihannya


1. Pembahasan Layar Smartphone TFT LCD


LCD atau Liquid Crystal Display adalah tipe panel layar yang memakai kristal cair sebagai media penampil utama. Oleh sebab itu layar LCD memerlukan backlight atau lampu latar yang diproyeksikan pada lapisan kristal cair untuk dapat menampilkan warna sampai menjadi gambar.

TFT LCD sendiri memakai teknologi Thin Film Transistor dan menjadi populer terutama di pasar TV dan monitor berkat harganya yang relatif lebih murah dan memungkinkan dibuat dengan desain tipis dibanding dengan teknologi layar sebelumnya. Oleh karena itu tidak mengherankan jika banyak sekali produk smartphone yang menggunakan layar jenis ini terutama pada smartphone generasi awal hingga saat ini.

Layar smartphone jenis LCD memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan layar-layar jenis lain yaitu:

  • Tingkat kecerahan lebih tinggi
  • Warna lebih tajam
  • Gambar layar tetap terlihat jelas walau dilihat di bawah terik matahari
  • Lebih lama dibanding dengan layar OLED. 

Namun LCD bukan berarti tanpa kekurangan, beberapa kekurangan dari layar jenis LCD antara lain:

  • Konsumsi daya yang tinggi sehingga biros
  • Kontras yang kurang bagus sehingga tak dapat menampilkan warna hitam seperti aslinya
  • Terjadi perubahan warna ketika dilihat dari sudut samping
  • Waktu respons rendah yang bisa menyebabkan ghosting atau berbayang sehingga tak layak untuk diaplikasikan sebagai perangkat VR.


2. Pembahasan Layar Smartphone IPS LCD


IPS atau In-Plane Switching sebenarnya masih termasuk ke dalam jenis layar LCD, hanya saja teknologi yang digunkan berbeda dibanding TFT LCD. Teknologi IPS LCD memungkinkan kristal cair bisa dibatasi sehingga meningkatkan sudut penglihatan dan reproduksi warna dibandingi TFT LCD.

IPS sangat sesuai diaplikasikan pada perangkat tablet dan baru-baru ini sudah sangat banyak smartphone Android maupun yang lainnya yang beralih menerapkan panel layar ini khususnya untuk smartphone tingkat menengah ke atas. IPS menghadirkan keseimbangan yang bagus jika dibandingkan dengan teknologi panel layar smartphone sebelumnya.

Kelebihan dari layar IPS LCD antara lain:

  • Pemakaian daya yang lebih hemat
  • Sudut penglihatan sampai 178 derajat
  • Reproduksi warna yang akurat

Namun untuk segi kekurangannya sampai saat ini yang saya tahu adalah masih sama dengan pendahulunya, yaitu masalah tingkat respon yang masih terbilang rendah.

Layar smartphone jenis IPS tidak jarang menjadi alternatif utama bagi pengguna yang lebih mementingkan kecermatan warna seperti menggambar atau edit foto karena warna yang ditampilkan selalu tetap.


3. Pembahasan Layar Smartphone OLED


Layar jenis OLED atau Organic Light-Emiting Diode adalah teknologi layar yang bisa menjadikan sinar menyala dan mati sendiri, tidak seperti layar jenis LCD yang memerlukan lampu latar. Penggunaan teknologi OLED memungkinkan layar menjadi lebih tipis, luas, dan fleksibel sehingga bisa diaplikasian dalam berbagai jenis perangkat.

OLED sendiri pada pasar smartphone di populerkan oleh Samsung melalui produk Galaxy S mereka yang selalu mengaplikasikan layar jenis Super AMOLED dalam teknologi layarnya. Super AMOLED sendiri memandukan teknologi Active Matrix dari TFT LCD ke dalam OLED sehingga bisa mengubah tiap piksel menjai lebih efisien secara langsung.

Kelebihan dari layar jenis OLED antara lain:

  • Sanggup untuk menampilkan warna hitam secara real karena bisa mematikan setiap individu piksel
  • OLED menjadi lebih irit baterai dengan tidak perlu menghidupkan cahaya pada warna hitam karena memang pixel dimatikan
  • Secara teori, OLED juga mempunyai rasio kontras tanpa batas dan cakupan warna lebih luas.

Dengan segala kelebihan yang ada dan banyak smartphone mengaplikasikan teknologi ini, bukan berarti layar jenis OLED tidak memiliki kekurangan. Kekurangan dari layar jenis OLED antara lain:

  • Memang OLED lebih irit baterai dikala warna lebih gelap, tetapi sebaliknya OLED akan jauh lebih boros ketika menampilkan kecerahan pada persentase 100% atau putih
  • OLED juga masih mempunyai sedikit perubahan warna dikala diperhatikan dari sudut lain
  • Ada satu kekurangan OLED yang hingga dikala ini membuat layar jenis ini harus dipertimbangkan saat ingin menggunakannya, yaitu masalah ketahanan terutamanya burn-in pada pixelnya

Masalah burn-in pada layar OLED adalah terjadinya perubahan warna secara permanen dikarenakan gambar yang tertampil selalu sama atau statis yang sering kali terjadi di area navigasi pada smartphone. Lama terjadinya burn-in cukup bervariasi, bisa dalam kurun waktu tahunana, bulanan, atau malah harian.


Siapa Layar Yang Terbaik Diatara TFT LCD, IPS, dan OLED?


Jadi mana layar yang lebih bagus dan terbaik? Tak ada, sebab setiap teknologi mempunyai kekurangan dan kelebihan sendiri yang bisa disesuikan dengan kebutuhan para penggunanya. TFT LCD dari segi mutu memang berada di bawah, namun punya harga yang jauh lebih terjangkau.

Di sisi lain IPS berada di tengah-tengah dengan memberikan keseimbangan antara TFT dan OLED. Hanya saja IPS tidak bisa menampilkan warna hitam secara real sebagaimana seperti OLED, namun masih lebih bagus dibandingkan TFT dari berbagai segmen.

Untuk OLED yang mulai digunakan banyak smartphone kelas atas memang mampu memberikan warna yang lebih indah, menampilkan warna hitam sebenarnya, dan lebih hemat daya ketika agan menggunakan warna gelap. Sayangnya terdapat masalah burn-in yang menurut pendapat saya sangat fatal.

Dari ketiga teknologi ini, saya pribadi lebih memilih IPS karena tidak memiliki masalah burn-in dan punya akurasi reproduksi warna lebih tetap walaupun OLED menurut saya lebih cocok untuk televisi dibandingkan smartphone maupun monitor sebab gambar akan senantiasa bergerak.

Meski begitu kehadiran OLED tidak boleh dihiraukan sebab mempunyai perkembangan yang cukup signifikan beberapa tahun terakhir ini ini. Ditambah lagi OLED memungkinkan panel layar bisa lebih tipis dengan ketebalan 1 mm saja. Tak menutup kemungkinkan OLED akan bisa menggantikan teknologi layar lain secara menyeluruh beberapa tahun kedepan.


Itulah pembahasan singkat mengenai layar smartphone TFT LCD, IPS, AMOLED beserta kekurangan dan kelebihannya.
Pantau terus blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
Agan juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Saya adalah seorang mekanik permesinan yang mempunyai hobi menulis.

1 komentar so far

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....
EmoticonEmoticon