U2FsdGVkX1+Cd3x+Yum2k+Q2ccYEBuPsyPlW+eN8gDwNRZmZSHUrykCc9KzxVbhZm9CaGpo44SQgbquHUtFpsw==
Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai perbedaan dari hotspot dengan tethering sekaligus mana yang lebih aman dari keduanya.

Perkembangan internet telah meningkatkan kemampuan manusia dalam hal update informasi, karena dengan adanya internet semua informasi dapat menyebar dengan cepat dan mudah. Semua itu sangat tergantung dengan banyaknya penyedia akses internet.

Kita dapat mengakses internet menggunakan berbagai macam teknologi yang berbeda termasuk dengan menggunakan satelit, kabel, kabel telepon, wireless, dan seluler. Tethering dan hotspot metode untuk mendapatkan atau tersambung ke jaringan internet, namum hotspot dan tethering adalah dua hal yang berbeda.

Banyak orang yang belum mengetahui perbedaan antara hotspot dan tethering, mereka menganggap bahwa hotspot dan tethering adalah dua hal yang sama. Namun sebenarnya hotspot dan tethering adalah dua hal yang berbeda. Dibawah ini akan saya bahas perbedaan dari hotspot dan tethering beserta ulasan mana yang lebih aman diantara keduanya.


Perbedaan Hotspot Dengan Tethering Beserta Aspek Keamanannya


• Pengertian Tethering

Tethering adalah suatu kegiatan mengakses internet pada suatu perangkat (komputer atau smartphone) dengan melalui komputer atau smartphone lain sebagai sumber akses ke jaringan internet. Tethering mengacu pada pembagian konektivitas internet antar perangkat. Hal ini dapat dilakukan melalui LAN wireless (Wi-Fi), Bluetooth, atau dengan menggunakan kabel, misalnya melalui USB.

• Pengertian Hotspot

Hotspot adalah titik akses internet dengan sistem wireless yang menyediakan akses internet ke perangkat seperti komputer atau smartphone, yang biasanya tersedia di tempat-tempat umum. Ini mengacu pada wilayah di mana konektivitas internet tersedia dan meluas hingga sekitar 30 meter dari perangkat yang melayani hotspot. Perangkat seperti router, smartphone, dan komputer juga berfungsi sebagai hotspot Wi-Fi.

Hotspot seluler Wi-Fi portabel memungkinkan agan untuk berbagi koneksi internet dengan perangkat lain mulai dari 5 perangkat hingga ada yang mencapat 32 perangkat. Perangkat yang umumnya tersambung adalah komputer, laptop, smartphone, dan tablet.

• Aspek Keamanan Hotspot dan Tethering

Penambatan internet melalui sambungan kabel sudah dipastikan lebih aman karena kedua perangkat terhubung secara langsung melalui kabel. Namun sambungan melalui hotspot dapat disadap menggunakan tool sederhana seperti WiFi Sniffers. Sangat disarankan untuk mengatur password Wi-Fi yang kuat dan menggunakan protokol keamanan tingkat lanjut seperti WPA2. Alat yang dirancang untuk serangan brute force dapat dengan mudah membobol jaringan yang menggunakan standar enkripsi lemah seperti WEP atau WPA. Untuk pembahasan lebih lengkap tentang WPA dan WEP, silahkan agan lihat artikel saya yang berjudul Perbandingan Keamanan Jaringan Antara WEP, WPA, Dan WPA2.

Menghubungkan perangkat ke hotspot Wi-Fi publik fatkanya memang kurang aman. Walaupun hotspot membutuhkan kata sandi untuk bisa terhubung ke jaringan, namun hal itu tidak menjamin selalu aman. Lalu lintas data agan dapat dipantau dari tempat lain. Juga ada risiko bocornya informasi sensitif seperti data kredensial agan seperti password dan username atau data Kartu Kredit.

• Perbedaan Tethering Dengan Hotspot

Mayoritas pengguna lebih suka menggunakan hotspot daripada tethering kabel, dan penggunaannya juga telah meluas karena saat ini hampir semua orang memiliki Wi-Fi. Hotspot Wi-Fi sepertinya lebih nyaman digunakan karena menggunakan fitur hotspot Wi-Fi portabel tidak mengharuskan agan untuk memasang aplikasi di komputer atau perangkat lain. Selain itu, agan juga mendapatkan akses internet Wi-Fi simultan untuk beberapa perangkat.

Namun tethering relatif lebih murah dan mengkonsumsi lebih sedikit baterai dibandingkan dengan hotspot portabel. Karena enggunakan smartphone agan sebagai hotspot Wi-Fi cukup mudah. Agan hanya perlu mengaktifkan fitur berbagi koneksi WLAN. Titik akses Wi-Fi akan muncul seperti titik akses Wi-Fi biasa yang dapat terhubung ke perangkat yang lain. Sangat mudah untuk mengkonfigurasi, bahkan untuk komputer Windows 10.

Beberapa operator jaringan seluler membatasi penggunaan tethering atau hotspot dan pengguna hanya dapat mengaktifkannya dengan memilih paket data yang menyertakan penarikan. Paket data unlimited umumnya memiliki batasan FUP. Hal ini dilakukan karena jika smartphone yang menggunakan paket unlimited membuka tethering, maka pihak penyedia layanan internet akan rugi.

Sekian pembahasan tentang perbedaan hotspot dengan tethering beserta pembahasan mana yang lebih aman antara keduanya.
Pantau terus blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
Agan juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini semoga bermanfaat.

Baca Juga

Saya adalah seorang mekanik permesinan yang mempunyai hobi menulis.
Loading...