Perbandingan Keamanan Jaringan Antara WEP, WPA, Dan WPA2

Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas perbandingan sistem keamanan jaringan antara WEP, WPA, dan WPA2 dari segi keamanan dan cara kerjanya.

WEP, WPA, dan WPA2 adalah beberapa sistem enkripsi keamanan pada router untuk mengamankan jaringan nirkabel atau WiFi. Antara ketiganya tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing karena memang berbeda generasi. Secara umum generasi terbaru memiliki kinerja paling baik karena telah disempurnakan dari pendahulunya. Mari kita bahas lebih detail perbedaan antara WEP, WPA, dan WPA2. Mulai dari cara kerjanya dan mana yang terbaik antara ketiganya.


Perbandingan Keamanan Jaringan Antara WEP, WPA, Dan WPA2


Pengertian dan Cara Kerja WEP

WEP adalah singkatan dari Wired Equivalent Privacy. WEP adalah algoritma keamanan yang populer untuk jaringan nirkabel dan dirancang untuk memberikan kerahasiaan data pada jaringan nirkabel. Sebelumnya sistem keamanan WEP banyak yang menggunakannya dan merupakan pilihan keamanan pertama yang diberikan kepada para pengguna WiFi. Namun kemudian WEP digantikan oleh WPA dan WPA2.

WEP menggunakan 64 bit, 128 bit, 152 bit, dan 256 bit WEP key. Serta menggunakan stream cipher RC4 untuk kerahasiaan. WEP key pertama kali digabung dengan Initialization Vector dan kemudian seluruh keystream adalah XOR dengan plaintext untuk mendapatkan nilai (value) yang dienkripsi.

Panjang Initialization Vector biasanya adalah 24 bit. Ini berarti, untuk WEP 64 bit, panjang kuncinya (key) adalah 40 bit, untuk WEP 128 bit panjang kuncinya adalah 104 bit, dan untuk WEP 256 bit, panjang kuncinya adalah 232 bit.

Untuk WEP 64 bit, pengguna biasanya memasukkan kunci 5 karakter ASCII, yang kemudian diubah menjadi 5x8 = 40 bit kunci WEP dan kemudian kunci tersebut disambung dengan 24 bit Initialization Vector. 64 bit keystream kemudian XOR'ed dengan plaintext untuk mendapatkan nilai yang dienkripsi.

Demikian pula, untuk 128 bit WEP, pengguna memasukkan 13 karakter ASCII dan untuk 256 bit WEP, pengguna memasukan 29 karakter ASCII.

WEP menggunakan dua jenis otentikasi, yaitu Open System Authentication (Sistem Otentikasi Terbuka) dan Shared Key Authentication (Kunci Otentikasi Bersama).

Untuk Open System Authentication secara efektif tidak ada otentikasi yang perlu dilakukan. Pengguna lebih suka menyediakan kunci WEP untuk mengenkripsi frame data.

Untuk Shared Key Authentication biasanya melalui langkah-langkah di bawah ini untuk proses otentikasi:

  • Client mengirim permintaan otentikasi ke Access Point.
  • Access Point merespon dengan memberikan tantangan cleartext.
  • Client mengenkripsi teks tantangan dengan kunci WEP dan mengirimnya kembali.
  • Access Point mendekripsi respon dan otentikasi verifikasi yang sudah sukses.


Sepertinya Shared Key Authentication adalah pilihan yang lebih baik, karena Open System Authentication pada dasarnya tidak memerlukan proses otentikasi.

Jika agan ingin mengetahui perbandingan secara khusus antara WPA dan WPA2, agan bisa melihat artikel yang berjudul Kelebihan Dan Kekurangan WPA-PSK Dan WPA2-PSK

Tingkat Keamanan WEP

WEP sebenarnya saat ini sudah menjadi menjadi algoritma keamanan yang lemah. Meskipun menggunakan ukuran kunci yang ditingkatkan dan algoritme yang direvisi, masih banyak celah keamanan yang ditemukan pada WEP. WEP sangat rentan dan sangat disarankan untuk diupgrade ke sistem WPA atau WPA2 demi keamanan.

Pengertian dan Cara Kerja WPA, WPA2

WPA adalah kependekan dari WiFi Protected Access, sedangkan WPA2 adalah WiFi Protected Access II. Ini adalah dua protokol keamanan yang dikembangkan oleh WiFi Alliance. WiFi Alliance adalah organisasi nirlaba yang mempromosikan teknologi WiFi dan mensertifikasi produk WiFi setelah mereka memenuhi standar mutu tertentu. WPA dan WPA2 didedikasikan sebagai jawaban terhadap celah keamanan yang ditemukan pada WEP.

WEP menggunakan kunci WEP tetap yang dimasukkan oleh pengguna di Access Points untuk mengenkripsi paket data. Namun, WPA menggunakan Temporal Key Integrity Protocol atau TKIP untuk melakukan enkripsi. Sistem ini secara dinamis menghasilkan kunci 128 bit untuk setiap paket dan kunci terus berubah untuk setiap paket. Akibatnya, WPA tidak memiliki kerentanan keamanan yang sebelumnya dimiliki oleh WEP.

WEP menggunakan CRC atau Cyclic Redundancy Check untuk memastikan integritas data. Namun, masalah terbesar dari CRC adalah gagal memberikan jaminan integritas data. Di WPA, CRC diganti dengan algoritma pemeriksaan integritas pesan bernama Michael. Michael adalah algoritma yang jauh lebih kuat daripada CRC, meskipun tidak sekuat algoritma yang digunakan dalam WPA2.

WPA2 dirancang untuk menggantikan WPA. WPA2 termasuk mode enkripsi berbasis AES dengan keamanan yang kuat. WPA2 mampu memberikan keamanan lebih banyak daripada WPA.

Perbedaan Keamanan WEP, WPA, dan WPA2

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, WPA dan WPA2 dirancang sebagai jawaban terhadap kerentanan keamanan yang ditemukan pada WEP. Jadi, keduanya lebih aman daripada WEP. Bahkan, penggunaan WEP tidak lagi digunakan dan semua perangkat harus ditingkatkan dari WEP.

Jika kita membandingkan WPA dan WPA2, WPA2 menggunakan algoritma yang lebih kuat daripada WPA. Dan itu memastikan keamanan yang lebih baik daripada WPA.

Jadi, singkatnya, di antara WEP, WPA dan WPA2, WPA2 adalah yang paling aman. Penggunaan WEP tidak lagi digunakan. Dan pilihannya hanya WPA atau WPA2.

Sekian pembahasan mengenai perbandingan sistem keamanan jaringan antara WEP, WPA, dan WPA2 dari segi keamanan dan cara kerjanya kali ini.

Pantau terus blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
Agan juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog yang sederhana ini, semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

No comments:

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....