Sunday, 24 June 2018

Teknik Pengelasan Aluminium Dengan Las Gas MIG Dan TIG

Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang teknik pengelasan aluminium dengan teknik yang baik dengan las gas argon MIG dan TIG.

Aluminium adalah logam mudah melebur yang umum ada di bengkel. Untuk bisa mengelas logam aluminium agan harus berusaha menggunakan suhu yang rendah, jika suhu terlalu tinggi maka logam ini akan jebol dan melebur.

Aluminium cukup reaktif, sehingga membentuk lapisan oksida ketika terkena api las. Hal ini menimbulkan hambatan pengelasan karena bisa menghasilkan pengelasan berpori, jadi agan harus menggosok lapisan oksida dari permukaan alumimium menggunakan sikat kawat sebelum pengelasan. Agan harus rajin melakukan penggosokan, karena lapisan oksida dapat terbentuk dengan cepat.

Mempelajari cara mengelas aluminium lebih menantang daripada pengelasan baja, karena membutuhkan perawatan yang lebih menyeluruh, pertimbangan, dan peralatan khusus. Setiap jenis pengelasan yang berbeda membutuhkan peralatan dan teknik yang berbeda, tetapi begitu agan memahami semua yang tekniknya maka pengelasan aluminium terlihat bersih, halus, rapat, dan kuat.

Teknik Pengelasan Pada Aluminium Dengan Menggunakan Las Gas


Alasan Penggunaan Aluminium

Kenapa memilih menggunakan bahan dari aluminium?
Aluminium adalah salah satu bahan yang paling populer digunakan untuk pengelasan, dan ada beberapa alasan kenapa menggunakan aluminium. Alasan paling utama tentu saja karena alumimium sangat ringan, tetapi masih sangat kuat dan tangguh.

Aluminium murni memiliki titik leleh sekitar 1220ºF (660ºC), dan sangat konduktif baik terhadap panas maupun listrik. Selain itu, aluminium dapat dicampur dengan berbagai jenis logam lain, yang membuatnya lebih kuat dan lebih tahan lama.

Aluminium Paduan (Aluminium Alloy)

Ada banyak jenis logam paduan aluminium, sehingga akan sangat rumit jika mencoba mengingat detailnya satu persatu. Ada sistem klasifikasi yang memberikan empat digit nomor pada setiap paduan aluminium, dan agar lebih mudah diingat menggunakan digit pertama untuk mengelompokannya. Berikut perincian cepat tentang arti setiap angka kode aluminium alloy:

  • 1XXX: Aluminium alloy yang dimulai dengan angka 1 sangat murni. Mereka dibuat hampir sepenuhnya dari aluminium, dengan konsentrasi aluminium lebih dari 99%.
  • 2XXX: Biasanya digunakan dalam fabrikasi pesawat terbang, aluminium alloy yang dimulai dengan angka 2 biasanya terbuat dari tembaga dengan kelongsong aluminium. Paduan ini sangat kuat, tetapi memiliki ketahan terhadap korosi yang agak kurang baik.
  • 3XXX: Paduan aluminium yang diawali dengan angka 3 mengandung sekitar 1,5% mangan. Aluminiun alloy jenis ini tidak terlalu bagus jika dikerjakan dengan penanganan panas namun mudah dikerjakan.
  • 4XXX: Tidak jarang kita menemukan elektroda las yang diawali dengan nomor 4. Jenis paduan ini mengandung silikon, yang dapat menurunkan titik leleh dari logam secara signifikan.
  • 5XXX: Aluminium alloy yang dimulai dengan angka 5 mengandung magnesium. Paduan ini cukup mudah digunakan, kuat, dan tahan terhadap korosi. Meskipun pengelasan aluminium biasanya menggunakan suhu yang relatif rendah, agan harus mencoba untuk menghindari suhu yang terlalu rendah jika berhadapan dengan logam paduan ini.
  • 6XXX: Aluminium alloy ini cukup kuat dan serbaguna karena dapat diolah panas. Logam ini karena mengandung silikon dan magnesium.
  • 7XXX: Aluminium alloy jenis ini juga digunakan untuk pesawat terbang, paduan yang dimulai dengan angka 7 memiliki kekuatan yang sangat tinggi. Karena mengandung seng (yang biasanya terdapat lapisan magnesium di atasnya) yang membuatnya dapat meredam suhu panas.

Teknik Dasar Pengelasan Aluminium GMAW atau MIG

Pada pengelasan aluminium, menggunakan las MIG adalah yang paling ideal, salah satunya adalah las gas argon. Alasan penggunaan las argon karena gas argon menghasilkan pengelasan yang sangat halus. Menggunakan las gas dengan campuran argon dan helium memberikan penetrasi yang lebih dalam sehingga kekuatan sambuan las menjadi lebih baik. Namun agan harus berhati-hati jika melakukan pengelasan pada logam yang tipis. Jika agan ingin menggunakan campuran gas helium dan argon, perbandingannya adalah 75% helium dan 25% argon.

Cara Mengelas Aluminium Dengan Las Gas MIG


Pertama-tama mulailah pengelasan dengan memanaskan tenpat yang akan dilas lalu jalan dengan teknik push atau pull. Push adalah mengelas dengan berjalan maju, sedangkan pull adalah dengan berjalan mundur. Dari hasilnya lebih bagus yang menggunakan teknik push, karena penetrasinya lebih dalam. Gunakan teknik string bead saat menjalankan stang las (welding torch). Yaitu dengan cara mengayunkan ujung titik api secara zig zag.

Tapi ingat, sudut elektroda atau kawat las harus tetap stabil sambil jalan. Saat mengelas agan harus bisa bergerak cepat supaya titik yang agan tetap timbul dan tidak amblas kedalam karena terlalu panas. Apalagi agan sudah mencapai ujung pengelasan, harus dipercepat lajunya. Hal ini bertujuan untuk menghindari cekungan dan dan retakan pada titik yang dilas.

Teknik Dasar Pengelasan Aluminium GTAW/TIG

Pengelasan aluminium menggunakan TIG biasanya lebih disukai daripada pengelasan MIG, karena memberikan hasil yang sangat bersih, halus, dan rapi. Agan harus selektif saat memilih peralatan las TIG. Ketika digunakan dengan aluminium, pengelasan TIG harus dilakukan dengan arus AC (arus bolak-balik), karena arus DC (arus searah) sama sekali tidak cocok. Tidak semua mesin las TIG bisa digunakan untuk mengelas dengan arus AC, jadi pastikan agan membaca rincian spesifik dari setiap mesin dengan hati-hati sebelum mencoba mengelas.

Kontrol panas juga sangat penting pada pengelasan aluminium karena logamnya sangat mudah bolong. Seperti halnya pada pengelasan MIG, untuk TIG agan juga membutuhkan gas yang mengandung argon atau campuran antara argon dan helium.

Distorsi adalah masalah umum ketika melakukan pengelasan aluminium karena suhu yang tinggi. Agan bisa mencoba mengelas sampel aluminium sebagai penyesuaian dan pemanasan sebelum mengelas benda yang asli.

Cara Mengelas Aluminium Dengan Las Gas TIG


Pengelasan TIG mengharuskan agan untuk bekerja menggunakan kedua tangan, jadi pastikan bahwa agan mengenakan sepasang sarung tangan pengaman las yang sesuai dan helm las untuk melindungi diri agan. Di satu tangan, agan akan memegang stang las (welding torch), sementara batang kawat pengisi akan dipegang di tangan agan yang satunya.

Tempelkan mulut stang las pada titik yang akan dilas dan nyalakan apinya. Setelah permukaan aluminium sudah agak mecairi maka tempelkan kawat pengisi yang agan pegang di tangan kiri secara perhalan dengan cara ditutul-tutul. Jangan sampai ujung kawat pengisi menyentuh ujung elektroda pada stang las. Bergeraklah dengan cara diayun dengan cara agak memutar tangan saat memegang stang las sambil bergerak maju.

Agan harus menunggu ada genangan cairan logam, baru agan bergerak. Untuk mengakhiri pengelasan agan bisa menguraing arus secara perlahan jika terdapat kontrol dengan kaki untuk menurunkan arus. Karena langsung mematahkan proses pengelasan bisa berakibat lasan yang retak dan rusak.

Itulah pejelasan singkat tentang teknik pengelasan aluminium dengan las gas. Yang perlu diingat adalah tampilan saat aluminium dipanaskan adalah tetap, tidak seperti besi yang berubah warna menjadi merah dan lama-menjadi kuning. Sehingga agan hanya mengandalkan perasaan dan perkiraan saja untuk mengetahui bahwa aluminium sudah mulai panas.

Pantau terus blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
Agan juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Saya adalah seorang mekanik permesinan yang mempunyai hobi menulis.

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....
EmoticonEmoticon