Sunday, 7 October 2018

Pengertian Dan Efek Penggunaan Ganja

Pengertian Dan Efek Penggunaan Ganja

Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang ganja, mulai dari pengertian, fakta, penggunaan, bahaya, dan status hukum dari ganja.

Pengertian Ganja

Ganja atau yang biasa disebut dengan Marijuana adalah mengacu pada daun kering, bunga, biji, dan batang dari tanaman Cannabis sativa. Bahan aktif utama dalam ganja adalah zat kimia delta-9-tetrahydrocannabinol (THC) yang mampu mengubah pikiran atau halusinogen. Ganja biasanya digunakan dalam medis untuk pengobatan dan untuk pereda stres, namun penyalah gunaan ganja secara ilegal masih sangat tinggi kasusnya.


Penggunaan Ganja

Seperti apa wujud ganja itu? Ganja sangat mirip dengan teh hijau, yaitu berwujud campuran dari daun, biji, batang, bunga kering berwarna hijau dan coklat. Cara untuk menggunakan ganja paling umum adalah dilintung menjadi rokok dan dihisap seperti saat sedang merokok tembakau.

Saat ini sudah ada krim resin yang berasal dari ekstrak THC. Resin ini bisa dioleskan pada rokok, dicampur kopi, dioleskan pada roti, campur permen, dan lain sebagainya. Namun ganja di Indonesia yang paling umum adalah berbentuk campuran batang, daun, dan biji kering yang dipakai untuk isian rokok.

Efek Dan Resiko Penggunaan Ganja Untuk Kesehatan

THC yang terkandung dalam ganja akan diikat oleh membran sel syaraf di otak. Sehingga akan meningkatkan suasana hati penggunanya menjadi lebih bahagia. Efek ini tergantung dengan berapa banyak konsentrasi THC dari ganja yang diserap oleh membran sel otak, efek yang dirasakan mulai dari euforia, halusinasi, hingga paranoia.

Umumnya orang yang mengkonsumsi ganja langsung akan mengalami mulut kering, kelopak mata bengkak, mata merah, kehilangan koordinasi tubuh, dan detak jantung menjadi lebih cepat. Dibawah ini adalah resiko jika menggunakan ganja

Resiko Jangka Pendek Ganja:
-Cemas dan paranoid
-Gangguan memori
-Sulit berfikir
-Sulit belajar
-Sulit konsentrasi

Resiko Jangka Panjang Ganja:
-Masalah pernapasan
-Meningkatkan risiko infeksi paru-paru
-Ingatan jangka pendek buruk
-Sulit memahami infornasi yang kompleks
-Meningkatkan risiko penyakit paru-paru, kepala, dan leher.
-Menyebabkan depresi
-Jumlah sperma menurun pada pria
-Haid tidak teratur untuk wanita

Pengguna ganja sebagai rokok hampir mirip dengan perokok tembakah, dimana kadang merasakan sesak dan batuk berdahak. Orang yang sudah kecanduan ganja akan susah untuk berhenti. Mereka yang sudah berhasil berhenti menggunakan ganja mengungkapkan bahwa saat mereka mencoba berhenti menggunakan ganja merasa mudah marah, susah tidur, cemas, dan agresif.

Itulah pembahasan singkat tentang pengertian dan efek penyalahgunaan ganja untuk kesehatan.
Pantau terus blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
Agan juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog yang sederhana ini, semoga bermanfaat.

Sumber: https://www.drugabuse.gov/drugs-abuse/marijuana

Artikel Terkait

Saya adalah seorang mekanik permesinan yang mempunyai hobi menulis.

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....
EmoticonEmoticon