Friday, 30 November 2018

Penelitian Mengungkapkan Bawang Putih Bisa Mengobati Kanker Otak

Penelitian Mengungkapkan Bawang Putih Bisa Mengobati Kanker Otak
.
Hai minna-san, jumpa lagi di Indo Blogger.
Bagaimana kabarnya hari ini?
Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat.
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang salah satu hasil penelitian yang mengatakan bahwa bawah putih dapat membunuh sel-sel kanker otak. Sehingga bawang putih sangat baik untuk mencegah dan mengobati kanker otak.

Kanker adalah salah satu penyakit yang sangat menakutkan, siapa saja yang mendengar nama ini pasti berfikir bahwa kanker adalah penyakit yang sangat sulit untuk disembuhkan.

Namun setiap penyakit pasti ada obatnya, termasuk kanker ini. Saya tidak akan membahas kanker secara menyeluruh karena bisa sangat panjang. Jadi saya hanya akan membahas mengenai bawang putih yang menurut penelitian dapat membunuh sel kanker otak sehingga bagus untuk mencegah dan mengobati kanker otak.

Sebelum membahas lebih jauh, saya akan sedikit menjelaskan tentang kanker, yaitu pengertian kanker otak, kelas atau stadium penyebaran kanker, karakteristik sel kanker, cara pencegahan kanker, dan cara mengobatinya. Termasuk membahas hasil penelitian yang mengatakan bawang putih sangat bagus untuk penderita kanker otak.


Pengertian Kanker Otak


Kanker otak adalah penyakit yang ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel ganas (kanker) di jaringan otak. Sel-sel kanker biasanya memengaruhi fungsi-fungsi tubuh dan kognitif, termasuk kontrol otot, ingatan, pernapasan, dan lain sebagainya.

Tumor yang terdiri dari sel-sel kanker tersebut disebut tumor ganas. Sedangkan tumor yang tidak terdapat sel-sel kanker disebut tumor jinak. Tumor ganas sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi sel-sel sehat dengan mengambil nutrisi dan kontrol di dalam tubuh.

Kanker otak walaupun termasuk penyakit yang serius, namun kasusnya cukup langka. Studi memperkirakan bahwa penyakit itu menyumbang kurang dari 1,5% dari semua kasus kanker di dunia. National Cancer Institute mengatakan bahwa ada sekitar 23.770 kasus baru dan 16.050 kematian akibat dari kanker otak setiap tahunnya.

Tingkatan Kanker Otak


Kanker otak memiliki 4 tingkatan atau yang biasa disebut stadium, tingkatan tersebut berdasarkan pada hasil visualisasi mikroskopik dan tingkat keparahannya.

Kanker Otak Tingkat I

Pada tingkatan ini tumor yang tumbuh masih dalam taraf jaringan sel jinak dimana sel-sel tersebut masih sangat mirip dengan sel otak pada umumnya sehingga belum ada gejala khusus yang dirasakan penderita.

Kanker Otak Tingkat II

Pada fase ini, sel tumor yang tumbuh sedikit lebih ganas dari tingkat pertama namun masih belum terlalu terasa.

Kanker Otak Tingkat III

Pada tingkatan ini sel-sel ganas sudah terlihat sangat berbeda jika dibandingkan dengan sel-sel otak normal (anaplastik). Sel-sel ganas ini menyebar lebih cepat daripada tingkat I dan II.

Kanker Otak Tingkat IV

Pada fase ini sel-sel tumor sudah menjadi sangat berbeda dari sel otak normal dan tumbuh sangat cepat tak terkendali. Ini disebut fase kritis, dimana gejalanya sudah sangat terasa oleh penderita dan untuk menyembuhkannya agak sulit karena sudah parah.

Penyebab Kanker Otak


Kanker otak primer berasal dari daerah neurologis tubuh. Lebih khusus, tumor otak muncul dari berbagai jenis jaringan otak, misalnya astrosit dan sel glial. Tumor metastatik terbentuk dari sel-sel kanker yang menyebar dari area tubuh yang lain.

Terlepas dari pengetahuan ini, para ilmuwan belum bisa memastikan dengan tepat penyabab kanker otak. Data ilmiah menunjukkan bahwa orang dengan faktor tertentu lebih berisiko mengembangkan kanker otak daripada yang lain. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang kanker otak antara lain:

Faktor Usia

Orang dewasa yang lebih tua (usia 55 tahun ke atas) lebih berpotensi terserang tumor otak daripada orang yang berumur dibawah 55 tahun, misalnya remaja dan anak-anak. Namun itu hanya faktor kecil, tidak menutup kemungkinan anak-anak dan remaja juga terserang kanker otak.

Faktor Luar Tubuh

Yang saya maksud faktor luar tubuh adalah benda dan zat luar yang masuk kedalam tubuh. Antara lain zat kimia pestisida, pengawet makanan, pewarna makanan kimia, karet, dan pelarut. Pengaruh-pengaruh tersebut menurut penelitian dampaknya sangat kecil dalam meningkatkan resiko seseorang terserang kanker otak, namun tetap saja sedikit meningkatkan resiko terkena kanker otak.

Faktor Jenis Kelamin

Penelitian mengungkapkan pria berpotensi lebih besar daripada wanita untuk terserang kanker otak. Namun sebagai gantinya, perempuan lebih rentan terkena Meningioma daripada pria. Meningioma adalah tumor yang berkembang dengan lambat pada membran (meninges) yang menutupi permukaan otak, sumsum tulang belakang, atau akar saraf tulang belakang. Hampir semua meningioma merupakan tumor jinak (bukan kanker).

Faktor Genetika

Diperkirakan bahwa sekitar 5% dari penderita tumor otak mempunyai riwayat turunan penyakit ini secara genetika dari orang tuanya, termasuk neurofibromatosis, nevoid basal cell carcinoma syndrome, tuberous sclerosis, Turcot syndrome, dan von-Hippel-Lindau.

Faktor Ras dan Etnis

Orang dewasa kulit putih memiliki risiko lebih tinggi terkena tumor otak daripada orang dewasa dari ras lain. Beberapa perbedaan etnis juga memiliki perbedaan risiko yang cukup mengejutkan. Misalnya, orang Eropa Utara dua kali lebih mungkin terkena tumor otak daripada orang Jepang.

Faktor Trauma Kepala

Orang yang pernah mengalami trauma kepala juga merupakan salah satu faktor peningkatan resiko terkena kanker otak dan Meningioma.

Apakah Benar Bawang Putih Bisa Mengobati Dan Mencegah Kanker Otak?


Para peneliti umumnya setuju bahwa bawang putih yang selama ribuan tahun sudah digunakan untuk mengobati penyakit manusia dapat mengurangi risiko terserang kanker jenis tertentu. Selain diduga mampu menetralisir beberapa jenis kanker otak, bawang putih telah dibuktikan mampu mengurangi risiko kanker payudara, usus besar, esofagus, pankreas, dan perut.

Para ilmuwan percaya bahwa senyawa Allium sativum atau allicin membuat bawang putih memiliki khasiat yang ampuh sebagai obat. Menurut hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal Vitro Pharmacology, allicin memiliki antioksidan kuat, anti-inflamasi, anti-jamur, dan karakteristik anti-bakteri.

Peneliti dalam penelitian ini juga mencatat efek penghambatan allicin pada protein membran otak, aquaporin, yang memainkan fungsi penting dalam perkembangan kanker otak. Hal ini berefek penghambatan pada aquaporin yang menyebabkan para ilmuwan menyimpulkan bahwa allicin dapat menjadi obat yang ampuh untuk kanker otak.

Penelitian Lain Tentang Bawang Putih Sebagai Obat Kanker Otak


Dalam sebuah penelitian lain, para peneliti di Medical University of South Carolina (MUSC) menemukan bahwa satu lagi senyawa dalam bawang putih yang bernama diallyl trisulfide (DATS) dapat menjadi obat yang potensial untuk melawan glioblastoma. Glioblastoma adalah jenis kanker otak yang paling agresif, dengan harapan hidup hanya sekitar 14 bulan.

Penelitian MUSC yang diterbitkan pada tahun 2013 oleh Journal of Neuro-Oncology mungkin adalah salah satu studi kasus terbaik untuk pengembangan obat dengan senyawa bawang putih. Di laboratorium, senyawa DATS ditemukan untuk mengurangi ukuran sel tumor glioblastoma sebesar 60%-74%. Saat ini, obat yang paling efektif digunakan dalam pengobatan tumor otak adalah Avastin dimana menghasilkan tingkat efektifitas setengahnya, yaitu hanya 30%-40%.

Dari penelitian diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa bawang putih memang mengandung senyawa anti kanker yang dapat mengurangi resiko terserang kanker secara umum, bukan hanya kanker otak. Jadi tidak ada salahnya mulai sekarang agan mulai mengonsumsi bawang putih untuk mencegah dan mengurangi kanker.

Jelas secara efek bawang putih mentah lebih bagus untuk obat daripada yang sudah dimasak. Namun perlu dicatat mengkonsumsi bawang putih mentah dapat menyebabkan bau mulut, mulut seperti terbakar, mual, perut kembung karena gas, dan lain sebagainya. Jadi agan tidak perlu memaksakan diri untuk mengkonsumsi bawang putih mentah.

Itulah pembahasan singkat tentang salah satu penelitian yang mengabarkan bahwa bawang putih dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati sel kanker otak
Pantau terus blog ini untuk mendapatkan artikel-artikel menarik lainnya.
Agan juga bisa request artikel melalui form yang sudah tersedia di panel blog.
Terimakasih sudah berkunjung di blog yang sederhana ini, semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

Saya adalah seorang mekanik permesinan yang mempunyai hobi menulis.

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....
EmoticonEmoticon