Berapa Jam Kebutuhan Tidur Manusia Yang Cukup?

Berapa Jam Kebutuhan Tidur Manusia Yang Cukup?

Sebenarnya kebutuhan tidur manusia sehari itu berapa jam normalnya?
Jawaban dari pertanyaan tersebut sebenarnya relatif tergantung kita ingin seberapa baik kinerja otak tubuh kita.

Kok bisa seperti itu? Iya, karena porsi jam tidur akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kinerja otak dan tubuh kita. Jika kita tidur dalam waktu yang cukup maka tubuh kita akan berjalan dengan normal. Namun jika kita kurang tidur jelas kondisi otak khususnya kognitif akan terganggu, sehingga berefek ke seluruh tubuh.

Baca juga: Pengertian, Cara Kerja, Dan Fungsi DCHP (Dynamic Configuration Host Protocol)

Berapa idealnya jumlah jam tidur kita? Idealnya adalah 8 jam. Bagaimana jika kita tidur kurang dari 8 jam?. Jelas efeknya kurang baik untuk kesehatan, nanti akan saya uraikan satu persatu.

Berapa Jam Kebutuhan Tidur Manusia yang Ideal?


Jam tidur ideal untuk kesehatan

Jika kita dalam satu hari butuh tidur 8 jam berarti kita sudah menghabiskan sepertiga umur kita hanya untuk tidur. Jika dilihat dari sudut pandang evololusi, tidur adalah suatu hal yang membuang-buang waktu.

Baca juga: Aplikasi Prakiraan Cuaca Terbaik Paling Akurat 92% Android Gratis

Faktanya tidur merupakan kebutuhan pokok manusia jika ingin hidup. Para ilmuan menemukan bahwa tidur memerankan peran penting dari segi kesehatan karena berpengaruh terhadap hampir setiap organ dalam tubuh kita.

Padahal yang namanya kita hidup pasti kadang menghadapi kondisi fisik yang kurang fit dan jadwal yang padat, namun mau tidak mau kita tetap harus mempertahankan pola tidur dan jam tidur.

Setiap orang memiliki kondisi kesehatan dan kesibukan yang berbeda. Apakah setiap orang memiliki kebutuhan jam tidur yang berbeda juga? Terus apakah kita bisa melatih dan membiasakan diri agar bisa tidur dalam jam yang lebih sedikit?

Baca juga: Pengertian Dan Tata Cara Latihan Mengetik 10 Jari Untuk Pemula

Nah sebelum membahas lebih jauh, saya akan berfokus dulu pada pernyataan bahwa manusia membutuhkan tidur 8 jam. Pernyataan ini bukan hanya sebuah pendapat saja, namun para ilmuan sudah melakukan riset dengan membawa beberapa orang ke ruangan yang tidak mendapatkan sinar matahari dan juga tidak diberitahu masalah jam.

Secara alami orang-orang tersebut tidur selama 8 jam setiap hari. Dari situ dapat kita simpulkan bahwa kita memang membutuhkan waktu untuk tidur sebanyak 8 jam perhari, dan hal tersebut tidak dapat ditawar lagi.

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Desktop Window Manager (dwm.exe) Yang Dianggap Virus

Apa Yang Terjadi Jika Kurang Tidur?


Setelah kita tahu bahwa manusia membutuhkan waktu untuk tidur sebanyak 8 jam sehari pasti kita akan bertanya-tanya, apa yang terjadi jika kita tidur dalam sehari kurang dari 8 jam?.

Untuk menjawab pertanyaan itu sudah ada ilmuan spesialis peneliti tidur David Dinges dari University of Pennsylvania dan Gregory Brlenky dari Walter Reed Army Research Institute yang meneliti hal tersebut.

Baca juga: Penelitian Mengungkapkan Bawang Putih Bisa Mengobati Kanker Otak

Penelitian mereka dilakukan pada tahun 2003, yanf bertujuan untuk mengetahui seberapa sedikit tidur yang bisa dilakukan seseorang tanpa memengaruhi kinerja kognitif mereka.

Penelitian dilakukan dengan memberikan jam tidur seorang selama 8 jam lalu diuji kemampuan kognitifnya, hari selanjutnya diberikan jam tidur 7 jam lalu dites lagi kemampuan kognitifnya, selanjutnya jam tidur dikurangi menjadi 6 jam dan seterusnya sampai tidak diberi waktu tidur dalam sehari.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil tes kognitif hasilnya bagus untuk yang tidur 8 jam perhari. Untuk yang kurang dari 8 jam menunjukan adanya gejala-gejala gangguan kinerja kognitif. Bahkan untuk yang satu hari tidak tidur sama sekali hasilnya adalah otak mengalami mabuk sehingga tidak bisa mengontrol kemampuan kognitif.

Baca juga: Cara Memperbaiki HP Android Terkena Air

Kurang tidur adalah sesuatu yang terlihat sepele, namun akibatnya bisa sangat fatal. Jika kita kurang tidur maka dapat menurunkan tingkat kewaspadaan kita. Bahkan dalam jangka panjang dapat menyebabkan cacat kognitif.

Jika kita tidak tidur selama 3 hari misalnya, kita tidak bisa membayar kekurangan tidur tersebut dengan tidur sebanyak tiga hari. Walaupun kita sudah membayar hutang dengan tidur 3 hari, namun efek permasalahan kognitif dari kurang tidur tidak akan dapat sembuh begitu saja.

Bahkan kita tidak akan tahu kapan kinerja kognitif kita bisa pulih sepenuhnya. Itulah sebabnya kita harus tidur dalam porsi jam yang cukup, agar tubuh kita selalu sehat. Karena kurang tidur juga bisa menyebabkan kita mudah sakit.

Baca juga: Fakta Bahaya Radiasi Smartphone Yang Dikabarkan Menyebabkan Kanker

Sekian pembahasan tentang jumlah jam tidur ideal bagi manusia menurut ilmu kesehatan ini.
Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini, semoga bermanfaat.

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

1 comment

Post a Comment

Komentar bebas tapi sopan. Jangan menyinggung SARA ya gan....