Arti Dan Jenis Kode Kawat Elektroda Las Listrik SMAW

Arti Dan Jenis Kode Kawat Elektroda Las Listrik SMAW

Setiap kawat elektroda las listrik SMAW memiliki jenis yang berbeda-beda tergantung dengan pengaplikasiannya. Setiap jenis kawat elektroda las listrik memiliki kode khusus, dimana setiap kode pada kawat elektroda las listrik memiliki arti sendiri-sendiri.

Setiap kita melakukan penyambungan logam dengan menggunakan las listrik, kita harus tau penggunaan benda tersebut untuk apa, agar kita bisa menyesuaikan kawat elektroda las mana yang akan kita pakai.

Baca juga: Teknik Pengelasan Aluminium Dengan Las Gas MIG Dan TIG

Kawat elektroda memiliki banyak jenisnya, mengacu pada kekuatan sambungan, bahan penyusun, dan kondisi-kondisi lain yang mempengaruhi pengerjaannya. Kawat las atau elektroda pada las listrik memiliki fungsi untuk bahan pengisi yang nantinya akan meleleh dan menyatukan dua logam atau lebih yang ingin disatukan.

Saat ini las listrik sudah menjadi metode penyatuan logam yang paling banyak digunakan karena selain hasilnya yang kuat, penggunaanya pun tergolong mudah dan tidak ribet. Kita hanya perlu suplai listrik yanf cukup dan mesin inverter las yang bisa dijinjing kemana saja. Berikut ini adalah kode jenis-jenis kawat las atau elektroda las listrik yang umum digunakan.

Jenis dan Arti Kode Kawat Elektroda Las Listrik SMAW



1. Elektroda 6010 atau E6010


Kawat elektroda las listrik jenis ini sering dipakai untuk pengelasan umum yang tidak memerlukan hal khusus seperti meja, kursi, peralatan pertanian, besi tempa, kerangka atap ringan, marka jalan, dan lain-lain. Intinya kawat las ini termasuk dalam kategori baja lunak.

Dengan proses pengelasan yang tepat, kekuatan hasil las dari kawat elektroda jenis ini dapat menahan beban tarik 60.000 psi dengan sempurna. Kawat elektroda las dengan kode E6010 ini diaplikasikan menggunakan arus listrik searah atau DC dan lapisan luarnya memiliki kandungan natrium selulosa yang tinggi.

2. Elektroda 6011 atau E6011


Kawat elektroda las listrik jenis ini hampir sama dengan E6010, bedanya kalau E6011 mengandung kalium yang membuat kawat ini bisa digunakan pada mesin las dengan arus bolak balik atau AC. Kandungan kalium berfungsi untuk menstabilkan busur ketika diaplikasikan pada arus listrik AC, namun tetap dapat digunakan pada mesin las dengan arus DC.

Kawat elektroda las jenis E6010 dan E6011 dapat digunakan untuk pengelasan pada segala posisi, bisa untuk melakukan pengelasan atas, samping, maupun bawah. Keunggulan dari kawat elektroda las jenis E6010 dan E6011 adalah memiliki kerak yang tipis sehingga mudah dibersihkan serta bagus untuk las tembusan yang dalam. Kekuatan tegangan tarik kawat ini 60.000 psi.

3. Elektroda 6012 atau E6012


Kawat elektroda las jenis ini umumnya digunakan untuk melakukan pengelasan pada pelat yang tipis karena kemampuan penembusannya hanya masuk kategori sedang. Kawat elektroda las E6012 memang bisa digunakan untuk melakukan pengelasan pada segala posisi, namun hasilnya sangat baik jika digunakan pada pengelasan samping (tegak arah ke bawah). Kekuatan tegangan tarik kawat ini 60.000 psi.

Baca juga: Teknik Dan Posisi Menyambung Pipa Besi Dengan Las Listrik

4. Elektroda 6013 atau E6013


Elektroda ini sama jenisnya dengan E6012, bedanya hanya berada pada kandungan kalium saja. Kawat elektroda las E6013 memiliki kandungan kalium yang lebih tinggi daripada kawat jenis E6012, sehingga untuk pengelasan dengan ampere rendag E6013 lebih mudah digunakan.

Elektroda jenis E6013 dapat digunakan pada mesin las dengan arus AC maupun DC, dengan segala posisi pengelasan. Kawat elektroda las jenis ini memiliki lapisan luar yang banyak mengandung kalium titania. Kekuatan tegangan tarik kawat ini 60.000 psi.

5. Elektroda 6020 atau E6020


Kawat elektroda las jenis ini memiliki terak las yang unik, yaitu sifatnya yang lebih cair karena selaputnya yang mengandung mangan dan oksida besi. Keuntungannya adalah membuat terak pada bekas las menjadi lebih mudah dilepas, namun karena sifatnya yang lebih cair maka akan sulit digunakan pada proses pengelasan overhead dan vertikal. Kekuatan tegangan tarik kawat ini 60.000 psi dengan level tembusan sedang.

6. Elektroda 6022 atau E6022


Kawat elektroda las jenis ini termasuk kategori mengandung oksida besi yang tinggi, cocok untuk pengelasan bagian sudut dan permukaan. Juga cocok untuk pengelasan deck atap dengan metode titik titik. Penggunaan paling umum adalah untuk melakukan pengelasan pada atap, lantai, dan pelat tipis.

Kawat elektroda las ini dapat digunakan pada mesin las dengan arus AC maupun DC, dengan kekuatan tarikan 60.000 psi.

7. Elektroda 6027 atau E6027


Kawat elektroda las E6027 pada bagian selaputnya terdapat bahan tambahan serbuk besi oksida untuk meningkatkan efisiensi pengelasan. Efeknya lapisan selaputnya menjadi lebih tebal dan memerlukan arus yang lebih besar untuk melelehkan kawat.

Kawat ini memiliki kekuatan penetrasi yang bagus sehingga cocok untuk pengelasan alur datar, pengelasan dengan penetrasi yang dalam, dan juga bisa untuk pengelasa vertikal. Keunggulan kawat las jenis ini adalah mempunyai keuletan yang luar biasa dan teraknya yang mudah dibersihkan.

Penggunaan di lapangan biasanya diaplikasikan pada pengelasan lambung kapal, jembatan, struktur baja, bejana bertekanan, mobil, kereta api, dan pipa dengan lasan horisontal. Kawat las ini mempunyai kekuatan tarik 60.000 psi, dapat digunakan pada mesin las dengan arus AC dan DC.

8. Elektroda 7014 atau E7014


Kawat elektroda las dengan kode E7014 ini termasuk dalam kategori elektroda rutile dengan flux atau selaput yang mengandung serbuk besi. Kawat las ini dirancang untuk proses pengelasan yang cepat dengan efisiensi endapan yang lebih tinggi dari E6012 dan E6013.

Karakter dari kawat las jenis ini adalah memiliki busur yang lebih stabil, tumpukan lasan yang rata, dan terak yang mudah dibersihkan. Elektroda jenis E7014 mampu digunakan pada pengelasan segala posisi serta dalam pengelasan satu lapis maupun berlapis-lapis.

Kawat las ini biasanya digunakan pada konstruksi rangka kapal, jembatan, struktur bangunan baja, pelat tebal, suku cadang mesin, tangki, dan lain sebagainya. Memiliki kekuatan tarik 70.000 psi serta mampu digunakan dengan mesin las AC maupun DC.

Baca juga: Jenis-Jenis Teknik Sambungan Pada Logam

9. Elektroda 7015 atau E7015



Kawat elektroda las ini adalah jenis baja karbon rendah dengan lapisan titaniume yang tinggi. Keunggulannya adalah memiliki sifat tahan retak, busur yang stabil, hasil pengelasan yang halus, dan terak mudah dibersihkan.

Kawat las jenis ini dapat digunakan dalam proses pengelasan segala posisi. Penggunaan paling umum adalah digunakan untuk melakukan pengelasan logam dengan kandungan karbon rendah seperti kapal, kendaraan, konstruksi rumah, dan mesin kendaraan umum. Kekuatan tarik kawat las ini adalah 70.000 psi dan disarankan digunakan pada mesin las DC.

10. Elektroda 7016 atau E7016


Kawat elektroda las E7016 termasuk jenis kawat las hidrogen rendah yang biasanya digunakan untuk pengelasan pelat dan struktur dengan tugas yang berat. Hasil pengelasan sangat halus, penetrasi yang dalam, tahah retak, ulet, tampilan lasan bagus, terak mudah dihilangkan, dan busur stabil.

Penggunaannya untuk pengelasan baja dengan kandungan karbon sedang, jembatan, kapal, dan mesin. Kawat las ini memiliki kekuatan tarik minimal 70.000 psi dan dapat digunakan pada arus AC maupun DC.

11. Elektroda 7018 atau E7018


Kawat elektroda las dengan kode E7018 masuk dalam kategoro kawat las rendah hidrogen dan diperuntukan untuk pengelasan pada baja dengan kandungan karbon rendah sampai sedang. Elektroda dengan lapisan selubung yang mengandung serbuk besi ini memiliki sifat mekanika yang baik, yaitu ulet, tahan retak, dan bersantandar las X-ray.

Kekurangan dari kawat las ini adalah memiliki tingkat penetrasi yang tidak terlalu tinggi dan terak yang tebal namun masih mudah untuk dibersihkan. Biasanya digunakan untuk mengelas lambung kapal, pipa, boiler, bejana bertekanan, fabrikasi, dan masih banyak lagi. Kawat las ini bisa digunakan untuk pengelasan semua posisi serta pada mesin las dengan arus AC dan DC.

12. Elektroda 7024 atau E7024


E7024 adalah kawat elektroda las dengan serbuk besi di selaputnya, yang dirancang untuk pengelasan datar atau horisontal pada besi baja dengan kandungan karbon sedang. Untuk pengelasan horisontal, elektroda E7024 ini memiliki sifat yang lebih bagus daripada elektroda E7014.

Hasil lasan dengan kawat las jenis ini sisik-sisik lasnya rapi, bebas under cut, dan terak bisa terkelupas sendiri jika lasan halus. Kawat las ini bisa digunakan pada mesin las dengan arus AC maupun DC. Untuk pengaplikasiannya biasanya dipakai untuk pengelasan struktur kapal, struktur baja, fabrikasi truk, dudukan mesin, dan tangki penyimpanan.

13. Elektroda 7028 atau E7028

E7028 adalah jenis kawat elektroda las listrik dengan selubung serbuk besi dan rendah hidrogen. Kawat jenis ini dikembangkan untuk efisiensi yang tinggi pada proses pengelasan fillet datar dan sambungan alur horisontal dengan kekuatan 70.000 psi.

Menghasilkan sambungan las dengan kekuatan tinggi dan lolos tes standar X-ray. Lasan dengan kawat las ini menghasilkan sisik-sisik las yang bagus karena bantuan gravitasi, sehingga tidak bagus untuk las vertikal.

Penggunaan dari kawat las ini adalah untuk mengelas bagian-bagian vital yang membutuhkan kekuatan dan titik-titik yang memiliki beban berat. Kawat elektroda las listrik ini dapat digunakan pada mesin las dengan arus AC maupun DC.

Baca juga: Cara Mengelas Plat Besi Tipis Agar Tidak Bolong

Itulah beberapa jenis kawat las listrik SMAW dan arti dari setiap kode elektrodanya.
Terimakasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat.

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates