Proses Awal Terbentuknya Atmosfer Bumi Dan Munculnya Kehidupan Pertama

Proses Awal Terbentuknya Atmosfer Bumi Dan Munculnya Kehidupan Pertama

Bumi memiliki lapisan atmosfer yang begitu besar, bahkan sampai mempengaruhi rute Stasiun Luar angkasa Internasional. Namun bagaimana proses terbentuknya atmosfer yang seperti selimut gas super besar ini? Terus apa fungsi dari atmosfer untuk Bumi?

Nah pada artikel ini saya akan sedikit membahas tentang pengertian atmosfer, proses awal terbentuknya atmosfer, keadaan awal atmosfer Bumi yang tidak layak huni, kehidupan pertama di Bumi yang merubah kondisi atmosfer, fungsi atmosfer, gas penyusun atmosfer, serta efek rumah kaca.

Baca juga: 4 Website Terbaik Untuk Membuat Brosur Dan Banner Online Gratis

Pembahasan Tentang Atmosfer Bumi


proses terbentuknya atmosfer pengertian atmosfer gas penyusun atmosfer

1. Pengertian Atmosfer Bumi


Atmosfer atau atmospher adalah kata yang berasal dari gabungan dua kata bahasa Yunani, yaitu atmos dan spaira. Atmos memiliki arti sebagi udara, sedangkan spaira memiliki arti sebagai lapisan.

Dari dua kata tersebut atmosfer dapat kita artikan sebagai lapisan udara, atau lebih tepatnya atmosfer adalah lapisan gas yang menyelimuti planet.

Namun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, atmosfer diartikan sebagai sebuah lapisan udara yang terdiri dari berbagai macam gas yang menyelimuti Bumi dengan ketinggian atau ketebalan 300 kilometer.

2. Proses Awal Terbentuknya Atmosfer


Singkatnya atmosfer Bumi ini terbentuk karena adanya tarikan gravitasi. Sekitar 4,5 miliar yang lalu saat Bumi terbentuk awalnya hanya seperti planet yang meleleh dan tidak mempunyai atmosfer.

Pada waktu itu Bumi masih dalam keadaan sangat panas. Atmosfer baru terbentuk saat Bumi mulai mendingin.  Sebagian besar atmosfer terbentuk dari gas gunung berapi.

3. Keadaan Awal Atmosfer Bumi Yang Tidak Layak Huni 


Bagaimana bisa atmosfer Bumi yang melindungi Bumi dan mengandung banyak oksigen ini disebut tidak layak huni? Karena kondisi atmosfer Bumi pada awal terbentuk sangat berbeda dengan kondisi atmosfer saat ini.

Kondisi atmosfer pada waktu itu mengandung banyak gas hidrogen sulfida, metana, dan karbon dioksida. Bahkan ilmuan memperkirakan bahwa jumlah karbon dioksida di atmosfer pada awal terbentuknya adalah 10 hingga 200 kali lipat lebih banyak daripada jumlah karbon dioksida pada saat ini.

Seorang prosesor dari University of Southampton di Inggris mengatakan bahwa atmosfer Bumi pada awal terbentuk mirip seperti atmosfer planet Venus dan mengandung banyak gas karbon dioksida, nitrogen, serta metana.

Baca juga: Cara Mudah Membedakan Smartphone Android Asli Dan Palsu

4. Kehidupan Awal Di Bumi


Dengan kondisi awal atmosfer yang penuh dengan gas beracun, terkesan mustahil untuk bisa ada kehidupan. Namun setelah 3 miliar tahun, mulai berkembanglah fotosintesis. Pada waktu itu muncul organisme bersel tunggal yang melakukan fotosintesis.

Organisme bersel tunggal tersebut melakukan fotosintesis dengan menggunakan energi matahari untuk mengubah molekul karbon dioksida dan air menjadi gula dan gas oksigen.

Organisme bersel tunggal tersebut jumlahnya sangat banyak, sehingga menghasil banyak sekali oksigen sehingga merubah Bumi dari tidak layak huni menjadi layak huni dengan kadar oksigennya.

Bisa dibilang peristiwa ini adalah peristiwa polusi terbesar yang pernah terjadi dan mampu merubah keadaan Bumi.

5. Gas Penyusun Atmosfer dan Fungsi Atmosfer Sebagai Rumah Kaca


Secara garis besar, atmosfer saat ini mayoritas diisi oleh gas nitrogen sebesar 80 persen dan gas oksigen sebesar 20 persen. Selain dua unsur gas itu, masih ada unsur-unsur lain di atmosfer seperti argon, karbon dioksida, uap air, dan unsur gas lain.

Atmosfer kita melindungi Bumi dari sinar matahari yang kuat dan mengurangi suhu panas yang ekstrem, sehingga bertindak seperti selimut yang membungkus planet ini. Sementara itu, efek rumah kaca adalah suatu kondisi dimana energi dari matahari yang mencapai Bumi dan sudah terhalang oleh atmosferdiserap dan dilepaskan kembali oleh gas rumah kaca ke Bumi.

Baca juga: Peluang Bisnis Usaha Agen Pembayaran PLN Asuransi PDAM BPJS Tiket Pulsa

Unsur penyusun gas rumah kaca yang utama adalah karbon dioksida, uap air, metana, dan dinitrogen oksida. Tanpa efek rumah kaca, suhu Bumi akan sangat dingin, bahkan bisa berada di bawah titik beku.

Namun saat ini efek rumah kaca di Bumi semakin kuat dan tidak terkendali karena banyaknya gas karbon dioksida yang dibuang oleh manusia ke atmosfer. Efeknya iklim Bumi berubah dan suhu menjadi lebih menghangat.

6. Perbedaan Atmosfer Bumi dengan Planet Lain 


Faktanya sampai saat ini belum ditemukan planet lain yang memiliki atmosfer seperti di Bumi, walaupun banyak ditemukan planet-planet yang digadang-gadang mirip bumi.

Mars dan Venus juga memiliki atmosfer, namun tetap saja tidak mendukung untuk kehidupan, setidaknya kehidupan yang seperti di Bumi karena tidak memiliki cukup oksigen.

Bahkan atmosfer di Venus penuh dengan gas karbon dioksida dengan awan berupa asam sulfat. Keadaan tekanan udara yang begitu berat dan panas sangat tidak mungkin ada manusia yang bisa hidup disana.

Panas yang sangat tinggi di Venus disebabkan oleh gas rumah kaca yang terlalu banyak menyerap panas dari Matahari, belum lagi jaraknya ke Matahari lebih dekat daripada Bumi. Suhu di permukaan planet Venus bahkan mampu untuk melelehkan timbal, dengan begitu Venus merupakan planet paling panas di tata surya kita.

Baca juga: 10 Bukti Ilmiah Adanya Kehidupan Alien Luar Angkasa

Tekanan di planet Venus juga termasuk sangat berat,  yaitu mencapai angka 90 atmosfer atau setara dengan tekanan saat kita menyelam kedalam air sedalam 3000 kaki atau 914 meter di lautan Bumi. Bahkan saking panasnya dan timggi tekanannya, pesawat luar angkasa Rusia yang mendarat di Venus baru terekam beberapa detik lalu langsung hancur.

Tidak ada yang tahu berapa suhu pasti dari panas planet Venus. Kita hidup di Bumi ini seperti sebuah keajaiban. Diluar sana sudah jutaan planet yang ditemukan, namun belum ada yang memiliki atmosfer layak huni seperti atmosfer bumi.

Sekian pembahasan tentang proses terbentuknya atmosfer Bumi ini. Data dan informasi dari artikel ini saya ambil dari Smithsonian Environmental Research Center (SERC), National Center for Atmospheric Research, dan Space.com.
Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini, semoga bermanfaat.

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment