10 Cara Jitu Menurunkan Darah Tinggi Dengan Cepat Dan Efektif

10 Cara Jitu Menurunkan Darah Tinggi Dengan Cepat Dan Efektif

Cara menurunkan darah tinggi. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah suatu keadaan yang sering disepelekan namun akibatnya sangat fatal. Darah tinggi sering disebut silent killer karena penyakit ini tidak terlalu terasa namun mematikan.

Menurunkan darah tinggi merupakan ilmu yang harus kita ketahui karena darah tinggi bisa memicu penyakit serius seperti penyakit jantung dan stroke. Cara menurunkan darah tinggi di usia muda lebih mudah daripada menurunkan darah tinggi di usia tua.

Sudah tersedia juga jus penurun darah tinggi yang terdiri dari buah-buahan penurun darah seperti timun atau semangka. Namun cara ini hanya efektif untuk menurunkan darah tinggi ringan.

Darah tinggi erat kaitanya dengan masalah jantung, kita juga harus menjaga jantung dengan mengonsumsi makanan sehat yang baik untuk jantung. Untuk menurunkan darah tinggi agak berat apalagi untuk usia-usia tua agak susah.

Kita bisa menggunakan obat darah tinggi di apotik yang tentunya sesuai dengan resep dari dokter. Obat apotik termasuk kategori makanan penurun darah tinggi dengan cepat.

Jika kita memeriksakan tekanan darah kita umumnya tekanan darah akan diukur dengan satuan milimeter air raksa atau yang disingkat dengan mm Hg. Dalam pengukuran tersebut nanti kita akan mendapatkan dua jenis nilai, yaitu:

Tekanan darah sistolik - Tekanan darah sistolik adalah nilai tekanan darah paling tingguli dalam pembuluh darah kita ketika jantung kita berdetak.

Tekanan darah diastolik - Tekanan darah diastolik adalah nilai tekanan darah paling rendah dalam pembuluh darah kita ketika jantung kita tidak berdetak.

Besarnya tekanan darah kita tergantung pada seberapa banyak darah yang dipompa jantung dan seberapa besar resistensi terhadap aliran darah di arteri. Semakin sempit arteri kita maka semakin tinggi tekanan darah kita.

Tekanan darah normalnya ada di bawah angka 120/80 mm Hg, jika sudah mencapai 130/80 mm Hg atau lebih maka bisa disebut darah tinggi. Berikut ini adalah beberapa cara efektif menurunkan darah tinggi sekaligus cara-cara untuk menurunkan resiko stroke dan penyakit jantung.

Cara Efektif Menurunkan Darah Tinggi



1. Meningkatkan Aktivitas dan Olahraga


Dalam sebuah penelitian pada tahun 2013 menyimpulkan bahwa orang dewasa dan lanjut usia yang secara rutin melakukan senam dan olahraga dapat menurunkan darah tinggi dengan signifikan. Penurunan tekanan darah ini rata-ratamencapai 3,9% pada tekanan darah sistolik dan 4,5% pada tekanan darah diastolik.

Hasil penurunan tekan darah ini hampir sama saat kita menggunakan obat medis penurun tekanan darah. Jika kita melatih laju pernapasan dan jantung secara teratur maka jantung kita akan lebih kuat dalam memompa darah. Hai ini dapat mengurangi tekanan pada arteri dan menurunkan tekanan darah kita.

Berapa banyak aktivitas yang harus kita lakukan? Menurut American College of Cardiology (ACC) dan American Heart Association (AHA) kita dianjurkan melakukan aktivitas dengan intensitas sedang selama 40 menit dalam sehari, tiga sampai empat kali dalam satu minggu.

Jika kita merasa tidak sanggup melakukan aktivitas gerak selama 40 menit kita bisa mencoba melakukannya dalam waktu 10 sampai 15 menit per hari. Walaupun hanya sebentar tetapi setidaknya kita juga sudah bisa mendapatkan manfaatnya walaupun tidak sebesar saat kita melakukannya dalam waktu 40 menit.

Bahkan American College of Sports Medicine (ACSM) juga mengatakan hal yang seperti itu terkait aktivitas harian untuk penderita darah tinggi. Aktivitas yang kita lakukan tidak harus yang berat-berat, kita bisa melakukan aktivitas harian seperti:
  • Naik dan turun tangga
  • Berjalan kaki
  • Melakukan pekerjaan rumah
  • Berkebun
  • Bersepeda
  • Main badminton

Pada tahun 2014 telah dilakukan survey dan penelitian olahraga mana saja yang efektif menurunkan darah tinggi. Hasilnya olahraga yang efektif menurunkan tekanan darah tinggi adalah aerobik, berjalan kaki, dan latihan ketahanan.

Dari penelitian tersebut juga menghasilkan kesimpulan bahwa aktivitas fisik biasa tetap dapat membantu mengurangi tekanan darah walaupun hanya aktivitas ringan. Bahkan kita bisa mencegah penyakit stroke dan jantung dengan berjalan kaki.

2. Menurunkan Berat Badan Jika Kelebihan Berat Badan


Jika kita kelebihan berat badan, mengurangi berat badan 2-5 kg dapat menurunkan darah tinggi. Selain itu kita juga bisa menurunkan resiko terkena masalah kesehatan lain. Sebuah penelitian tahun 2016 menemukan bahwa melakukan diet untuk menurunkan berat badan dapat menurunkan darah tinggi hingga 3,2 mm Hg diastolik dan 4,5 mm Hg sistolik.

Untuk menurunkan berat badan dengan cepat dan alami, kita bisa mencoba menambahkan buah yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat dalam menu makan kita.

Jika kita sedang dirumah biasanya kita sering makan camilan untuk teman nonton televisi dan bersantai,  kalau bisa kita juga harus berusaha mencari makanan camilan yang sehat dan baik untuk menurunkan berat badan.

3. Mengurangi Konsumsi Gula dan Karbohidrat 


Banyak penelitian ilmiah menunjukkan bahwa membatasi konsumsi gula dan karbohidrat dapat membantu menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah tinggi. Pada sebuah studi tahun 2010 telah membandingkan antara diet rendah lemak dan diet rendah karbohidrat.

Kedua diet tersebut memang efektif untuk menurunkan berat badan, namun diet rendah karbohidrat lebih efektif jika digunakan untuk menurunkan darah tinggi.

Diet rendah karbohidrat mampu menurunkan tekanan darah sebesar 4,5 mm Hg diastolik dan 5,9 mm Hg sistolik. Sedangkan diet rendah lemak ditambah obat diet hanya bisa menurunkan tekanan darah sekitar 0,4 mm Hg diastolik dan 1,5 mm Hg sistolik.

Kelebihan lain dari diet rendah karbohidrat dan rendah gula adalah kita merasa kenyang lebih lama, karena kita mengonsumsi lebih banyak protein dan lemak.

4. Mengonsumsi Kalium Lebih Banyak dan Mengurangi Konsumsi Natrium


Meningkatkan asupan kalium dan mengurangi asupan garam (natrium) juga dapat menurunkan tekanan darah kita. Kalium dapat memberikan kita manfaat ganda. Yaitu dapat mengurangi efek negatif garam dalam tubuh dan dapat mengurangi ketegangan di pembuluh darah.

Namun melakukan diet dengan menambah jumlah asupan kalium sangat berbahaya jika kita mempunyai masalah dengan ginjal. Karena kalium dan fosfor berbahaya untuk ginjal yang sedang kurang baik keadaannya. Jadi konsultasikan dengan dokter agan dulu jika ingin melakukan program diet tertentu agar lebih aman.

Kita sangat mudah mencari makanan yang kaya akan kalium, misalnya:
  • Susu rendah lemak
  • Yougurt
  • Ikan
  • Pisang
  • Alpukat
  • Jeruk
  • Aprikot
  • Ubi
  • Kentang
  • Tomat
  • Bayam
  • Sayuran hijau lainnya

Setiap orang juga memiliki kepekaan yang berbeda terhadap garam. Ada orang yang mengonsumsi banyak garam tetapi tidak berdampak pada tekanan darah, ada juga orang yang menginsumsi garam agak banyak dan tekanan darah langsung naik.

National Institutes of Health (NIH) menyarankan diet pengurangan garam dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat dibawah ini.
  • Makanan rendah sodium
  • Buah dan sayuran
  • Susu rendah lemak
  • Biji-bijian
  • Unggas
  • Ikan
  • Kacang polong
  • Mengurangi konsumsi permen dan daging merah

6. Tidak Merokok


Tidak merokok sangatlah baik untuk kesehatan tubuh. Merokok secara langsung dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Dalam jangka panjang, bahan kimia dalam tembakau dapat meningkatkan tekanan darah dengan merusak dinding pembuluh darah, menyebabkan peradangan, dan mempersempit pembuluh darah.

Arteri yang mengeras menyebabkan tekanan darah lebih tinggi. Hal ini juga berlaku bagi para perokok pasif.

7. Mengurangi Stres Berlebih


Hidup ini memang banyak tekanan. Tuntutan kerja, tuntutan keluarga, lingkungan kita, dan bahkan tim sepak bola kesayangan kita ketika kalah juga bisa berkontribusi menambah stres kita. Menemukan cara untuk mengurangi stres diri sendiri sagatlah penting untuk kesehatan dan tekanan darah kita.

Untuk menurunkan stres kita bisa melaui media makanan. Karena banyak makanan yang efektif untuk meredakan stres. Selain melalui makanan masih banyak cara lain untuk menghilangkan stres. Cari yang cocok dengan diri agan, entah itu dengan main game, jalan-jalan, nonton film, baca buku, atau yang lainnya.

Mendengarkan musik setiap hari juga terbukti membantu mengurangi tekanan darah sistolik. Suatu penelitian kecil juga telah menunjukkan bahwa akupunktur dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik

8. Memakan Cokelat Hitam


Memakan cokelat hitam adalah salah satu cara jitu menurunkan darah tinggi, dan ini sudah terbukti. Dengan catatan cokelat hitam ini adalah cokelat yang mengandung minimal 60% - 70% kakau asli.

Mengonsumsi cokelat hitam rendah gula secara teratur dapat menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan darah tinggi, dan anti peradangan.

Manfaat tersebut didapat dari zat flavonoid yang terkandung dalam kakao atau bahan dasar cokelat hitam. Flavonoid mampu membuat pembuluh darah elastis kembali dan membuatnya mudah melebar, sehingga aliran darah menjadi lancar.

Selain itu cokelat juga masih menyimpan sejuta manfaat lain. Pada artikel sebelumnya saya sudah pernah membahas tentang beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan cokelat.

9. Tidur Dengan Cukup dan Nyenyak


Pada saat tidur tekanan darah kita akan turun. Jika kita kurang tidur maka kita akan mendapatkan masalah dengan tekanan darah tinggi. Apalagi bagi orang yang usianya udah setengah baya atau lebih, mereka beresiko lebih besar terkena darah tinggi jika kurang tidur.

Tidur dengan nyenyak dan cukup adalah sesuatu yang tidak semua bisa. Karena banyak orang yang mengalami susah tidur atau insomnia. Kita juga harus paham bagaimana cara paling efektif untuk mengatasi susah tidur atau insomnia.

Tidur kurang dari 5 jam perhari efek jangka panjangnya adalah hipertensi parah. Jadi berapa lama kebutuhan tidur kita? Jika agan pingin tahu silakan lihat artikel saya sebelumnya yang membahas kebutuhan tidur manusia yang cukup.

10. Mengonsumsi Bawang Putih


Selain mampu menurunkan darah tinggi, selain itu penelitian mengungkapkan bawang putih bisa mengobati kanker otak. Bawang putih mampu menurunkan darah tinggi hingga 6 mm Hg diastolik dan 12 mm Hg sistolik.

Selain cara-cara diatas masih ada cara lain untuk menurunkan darah tinggi, misalnya melakukan yoga, mengonsumsi makanan sehat tinggi protein, berhenti minum minuman beralkohol, mengurangi konsumsi kafein, dan yang terakhir adalah dengan obat medis.

Itulah beberapa cara jitu menurunkan darah tinggi secara alami. Untuk lebih efektifnya agan bisa berkonsultasi langsung ke dokter. Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini, semoga bermanfaat.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment