Kisah Napi Anak, 5 Anak Dipenjara Karena Kasus Membunuh

Kisah Napi Anak, 5 Anak Dipenjara Karena Kasus Membunuh

Kasus anak kecil membunuh dan dipenjara sudah banyak terjadi. Bahkan kasus-kasus kriminal lain juga sudah banyak yang pelakunya adalah anak-anak. Oleh karena itu setiap negara pasti sudah memiliki lapas anak atau penjara anak.

Sangat disayangkan memang saat seorang anak sudah hidup di dalam penjara. Tentu hal ini akan menghambat perkembangan dan mempersulit masa depannya. Walaupun kegiatan di lapas anak tetap diberikan pendidikan dan bimbingan namun tentu saja akan tetap berbeda dengan suasana didikan keluarga.

Kisah 5 Anak Dipenjara Karena Membunuh


Nah dibawah ini sudah saya rangkum beberapa kisah napi anak dari seluruh dunia yang sudah merasakan dinginnya jeruji besi penjara. Mayoritas kasus yang terjadi adalah anak yang melakukan pembunuhan. Berikut ini adalah beberapa anak yang dipenjara karena kasus membunuh.

1. Roksana Sirkoski - 15 Tahun



Roksana Sirkoski adalah seorang anak perempuan yang sudah dipenjara sejak umur 15 tahun. Roksana Sirkoski berasal dari Michigan, Amerika Serikat dan pada tahun 2014 menjalani sidang kasusnya. Kasus dari anak ini adalah pembunuh berencana terhadap semua anggota keluarganya sendiri.

Pembunuhan berencana tersebut dilakukan bersama kekasihnya yang bernama Michael Rivera. Faktanya Rivera lah yang membujuk dan mendorong Roksana untuk membunuh seluruh anggota keluarganya.

Pembunuhan tersebut dilakukan pada malam hari oleh Roksana dan Rivera. Pada suatu malam Roksana menjalankan aksinya dengan menusuk leher adik laki-lakinya yang terbangun di malam hari. Sedangkan kekasihnya, Rivera memberikan instruksi dan arahan kepada Roksana melalui pesan pendek yang dikirimnya dari luar rumah keluarga Roksana.

Namun untungnya keluarganya berhasil menyelamatkan diri dan adik laki-laki yang tersebut dilarikan ke rumah sakit. Adik laki-laki tersebut masih bisa diselamatkan. Sampai sekarang belum diketahui secara pasti apa yang menjadi motif dari pembunuhan berencana tersebut.

Karena kasus pembunuhan ini Roksana dijatuhi hukuman 10 - 20 tahun penjara, sedangkan Rivera dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

2. Zachary Neagle - 14 Tahun



Masih ada lagi seorang anak yang dijatuhi hukuman penjara karena melakukan pembunuhan. Dia adalah Zachary Neagle yang pada saat masih berusia 14 tahun telah membunuh ayahnya sendiri. Pembunuhan itu dilakukan dirumahnya sendiri di Caldwell, Idaho, Amerika Serikat.

Neagle membunuh ayahnya sendiri dengan menembakan senapan ke kepalanya saat dia sedang tidur. Neagle melakukan pembunuhan tersebut karena dia telah menerima pelecehan seksual dari ayahnya selama bertahun-tahun. Tidakan pembunuhan ini juga dilakukan untuk melindungi saudara perempuan dan laki-lakinya.

Walaupun begitu pengadilan Idaho tetap memutuskan untuk memproses Neagle secara hukum dan dijatuhi hukuman 5 - 7 tahun penjara.

3. Jacob Morgan - 17 Tahun



Sebagai seorang anak penderita autis pasti memiliki sikap yang berbeda dengan anak normal pada umumnya. Namun nyatanya walaupun memiliki kekurang tetap akan diproses hukum jika melakukan pelanggaran.

Dilansir dari DailyMail, seorang pemuda penderita autisme bernama Jacob Morgan pada tahun 2015 dituduh membunuh adiknya. Morgan yang pada waktu itu masih berusia 17 tahun dituduh membunuh adik laki-lakinya yang bernama Joshua Hill yang berusia 14 bulan dalam musibah kebakaran.

Awalnya kedua orang tua Morgan pergi dan menitipkan Joshua ke Morgan. Nah pada waktu itu tiba-tiba terjadi kebakaran di rumahnya dan menewaskan Joshua. Menurut ibu Morgan, Morgan terpaksa mengakui apa yang dituduhkan karena keadaannya yang autis.

Dia mengakui kepada hakim bahwa dialah yang menyebabkan rumah terbakar dan meninggalkan Joshua didalam rumah. Morgan langsung histeris saat hakim membacakan vonis hukuman terhadapnya. Dia divonis hukuman 15 tahun penjara.

4. Antonio Barbeau - 14 Tahun



Antonio Barbeau adalah seorang anak yang telah membunuh neneknya sendiri dengan sangat sadis. Dia membunuh neneknya tersebut dengan kapak dan palu. Dilansir dari DailyMail, Antonio Barbeau yang saat itu berusia 14 tahun melakukan pembunuhan berencana terhadap neneknya yang bernama Barbara Olson.

Pembunuhan tersebut dia lakunan bersama temannya yang bernama Nathan Paape. Antonio dan Nathan datang ke rumah neneknya dan langsung membunuhnya. Antonio membunuh neneknya dengan kapak sedang Nathan menggunakan palu.

Mereka lalu membawa kabur dompet, uang receh, perhiasan, dan menggunakannya untuk membeli pizza. Karena kasus pembunuhan tersebut Antonio mendapatkan hukuman penjara selama 36 tahun. Jika dihitung berarti Antonia akan keluar dari penjara saat umurnya sudah menginjak 50 tahun.

5. T.J Lane - 19 Tahun



T.J Lane adalah seorang remaja berusia 19 tahun yang sudah ditetapkan sebagai penghuni penjara seumur hidupnya. Dilansir dari CNN, seorang remaja 19 tahun bernama T.J Lane divonis hukuman penjara seumur hidup karena melakukan penembakan terhadap murid sekolah Chardon High School. Pada peristiwa penembakan tersebut menewaskan 3 orang siswa.

Bahkan Lane bersama dua orang temannya pernah melarikan diri dari penjara Correctional Institution Allen, Oakwood. Penjara tersebut berada di Lima, Ohio, Amerika Serikat, dan mereka berhasil ditemukan 90 meter dari penjara. Walaupun terbukti melakukan pembunuhan, Lane masih menganggap dirinya tidak bersalah dan sering menunjukan senyum jahatnya saat di persidangan.

Itulah kisah beberapa napi anak yang dipenjara karena kasus membunuh. Kita saat menjadi orang tua harus bisa mendidik anak agar tidak sampai melakukan hal-hal kriminal dan selalu menawasi mereka. Karena mau bagaimapun apa yang anak perbuat, orang tua ikut bertanggung jawab.

Sekian pembahasan tentang anak yang dipenjara karena kasus pembunuhan ini. Terimakasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment