12 Cara Membuat Baterai Laptop Awet Dan Hemat Di Windows 10

12 Cara Membuat Baterai Laptop Awet Dan Hemat Di Windows 10

Cara menghemat daya baterai di Windows 10 agar umur baterai lebih awet. Windows adalah salah satu sistem operasi komputer yang paling banyak digunakan secara luas pada komputer-komputer modern. Namun salah satu masalah besar dari Windows adalah konsumsi baterainya yang sangat boros dan tidak efisien.

Bahkan versi terbaru dari Windows 10 juga masih terkendala masalah baterai yang boros. Mungkin kita bisa membiasakan untuk menjalankan Windows 10 dengan efisien, namun tetap saja hal tersebut tidak bisa menghemat baterai laptop atau komputer secara signifikan.

Bisa dibilang Windows memang sistem operasi yang mempunyai daya tahan baterai yang rendan terlepas dari versi Windows mana yang kita gunakan. Namun bukan berarti kita tidak bisa membuat Windows 10 menjadi lebih hemat dan awet baterai.

Mungkin para pengguna Windows banyak yang bertanya-tanya tentang cara menghemat baterai pada Windows 10. Mengoptimalkan masa pakai baterai di Windows 10 sebenarnya tidak sulit. Kita hanya perlu melakukan penyesuaian konfigurasi untuk meningkatkan umur baterai dan hardware agar awet tidak cepat rusak.

Nah berikut ini sudah saya rangkum 12 cara untuk menghemat baterai di Windows 10. Semua cara ini bisa agan terapkan secara bersamaan agar bisa memaksimalkan masa pakai baterai.

Cara Menghemat dan Memaksimalkan Baterai Windows 10



1. Mengaktifkan Mode Hemat Baterai Windows 10


Windows 10 tersedia dalam dua mode, yaitu mode Standar dan mode Hemat Daya. Mode Hemat Daya akan mencegah sistem Windows untuk menyerap daya baterai terlalu banyak saat perangkat tidak terhubung ke sumber daya (charging).

Silakan agan aktifkan mode Hemat Daya agar baterai lebih hemat dan awet. Mode Hemat Daya mampu menghemat baterai sampai 20% jika dibandingkan dengan mode Standar.

2. Hapus atau Matikan Program yang Tidak Perlu


Windows 10 dibekali dengan banyak sekali program-program bawaan. Misalnya program-program di widget Start yang langsung terhubung dengan internet dan langsung menampilkan informasi-informasi. Saya pribadi menghapus dan mematikan semua program tidak penting itu.

Informasi-informasi yang ditampilkan juga tidak terlalu penting sehingga tidak masalah jika kita menghilangkannya. Selain itu juga ada program PC Suite yang bagi saya juga tidak penting. Kita memang tidak bisa menghapus program tersebut, tetapi kita bisa mematikannya.

3. Cek Aplikasi di Startup


Windows memiliki fitur istimewa yaitu bisa mulai menjalankan aplikasi secara otomatis saat komputer baru mulai dihidupkan. Di Windows versi terbaru juga masih mempertahankan fitur ini. Namun kita perlu menyeleksi aplikasi di Startup karena sering menjalankan secara otomatis aplikasi-aplikasi yang sebenarnya tidak kita perlukan.

Aplikasi yang baru saja kita install sering kali langsung membuat entri di Startup. Kita harus menghapus aplikasi ini secara manual dari daftar Startup. Pengaturan Startup di Windows 10 dapat kita akses melalui Task Manager.

4. Membatasi Kinerja Prosesor


Sebenarnya kita tidak selalu membutuhkan kinerja prosesor secara maksimal. Untuk menghemat baterai kita bisa membatasi kinerja prosesor agar tidak selalu bekerja maksimal. Pada laptop Asus saya sering menerapkan cara ini dan mampu memperlama baterai habis sampai 30 menit.

Berikut ini cara untuk membatasi kinerja prosesor:

1. Buka Power Options di Windows 10

2. Klik Change plan settings pada plan yang kita gunakan, namun saya menyarankan menggunakan plan Power saver.


3. Klik Change advanced power settings.


4. Pada tab Advanced Settings scroll kebawah untuk menemukan Processor power management.

5. Expand pada opsi Processor power management dengan mengklik tanda (+).

6. Expand lagi pada opsi Maximum processor state.

7. Pada kolom persentase baterai, isi dengan angka 20%. Agan juga bisa memasukan nilai lain sesuai keperluan.


8. Klik Ok dan selesai.

Pembatasan kinerja prosesor ini akan berjalan jika agan menggunakan mode Hemat Daya dan laptop dalam kondisi tidak dicharger.

Catatan: Membatasi kinerja prosesor akan sangat berpengaruh dengan performa perangkat kita. Jika kinerja laptop agan terasa berat atau lemot maka segera naikan presentase tersebut. Khususnya saat sedang menjalankan program-program yang berat.

5. Jaga Agar Laptop Selalu Bersih


Untuk semua jenis perangkat elektronik memang kurang bersahabat dengan debu. Hal ini tentu juga berlaku untuk komputer dan laptop. Debu bisa dengan mudah masuk ke dalam komponen elektronik melalui ventilasi untuk membuang panas laptop.

Debu yang menumpuk kemudian menghalangi lubang ventilasi dan suhu panas tidak bisa keluar. Hal ini dapat merusak komponen hardware laptop, termasuk baterai. Baterai laptop mayoritas berjenis Li-ion yang jika terkena suhu panas akan mempercepat reaksi kimia di dalam baterai.

Jika hal ini terjadi terus menerus maka bisa melemahkan baterai, menurunkan kapasitas baterai, dan bahkan bisa membuat baterai tidak dapat digunakan lagi. Sehingga membersihkan laptop dari debu merupakan salah satu cara agar baterai tetap awat dan umurnya panjang.

6. Periksa Wi-Fi, Bluetooth, dan Pengaturan Lain


Kita tidak selalu membutuhkan Wi-Fi, Bluetooth, dan periperal lain. Jadi kita bisa mematikan fungsi-fungsi yang tidak kita gunakan. Mungkin kita sulit untuk mematikan adapter Wi-Fi karena memang kita sering menggunakannya. Tetapi berbeda dengan Bluetooth yang kita sangat jarang menggunakannya.

Jika kita menggunakan koneksi internet jenis ethernet tentu juga tidak memerlukan Adapter Wi-Fi dan bisa mematikannya. Saat fungsi-fungsi tersebut aktif maka tetap akan menyedot daya baterai walaupun kita tidak menggunakannya.

Kita harus mematikan Bluetooth dan WiFi ketika kita menonton film atau melakukan hal-hal lain yang tidak memerlukan konektivitas jaringan. Kebiasaan kecil dapat membantu memperpanjang masa pakai baterai laptop yang lumayan mahal.

7. Update Windows Dalam Posisi Mengisi Daya


Kita tidak bisa melakukan apa-apa saat sedang melakukan update Windows jadi alangkah baiknya sambil di cas agar tidak buang-buang daya baterai. Karena kita juga tidak pernah tahu proses update akan selesai kapan, bahkan lamanya update Windows bisa sampai seharian.

Jadi selama menunggu proses update selesai kita bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mengisi daya baterai.

8. Buat Volume Dalam Keadaan Rendah


Kita sering membiarkan volume dalam posisi tinggi meskipun kita hanya mengetik atau melakukan beberapa pekerjaan yang sebenarnya tidak perlu volume tinggk. Selain itu, sebagian besar laptop saat ini, hadir dengan inbuilt speaker dengan spesifikasi tinggi.

Meskipun speaker ini memberi kita suara yang nyaman tetapi juga sekaligus menyedot habis masa pakai baterai kita. Jadi kurangi level volume pada Windows 10 saat kita mengetik atau melakukan sesuatu yang tidak memerlukan volume lebih tinggi. Itu adalah cara sederhana untuk menghemat baterai lapatop.

9. Cabut Periferal Yang Tidak Perlu


Kita sering membiarian smartphone kita terhubung dengan laptop melalui kabel data USB. Smartphone yang tersambung ke laptop akan menyedot daya baterai laptop seperti smartphone yang ditancapkan ke powerbank.

Walaupun smartphone menyerap daya baterai yang tidak besar namun hal ini bisa membuat baterai laptop lebih boros. Tidak hanya itu saja, cek periferal lain yang tersambung ke laptop seperti keyboard, kipas USB, lampu USB, mouse, dan lain sebagainya.

10. Merapikan Desktop dan Sistem


Desktop  yang berantakan mungkin berkontribusi pada pemborosan baterai pada laptop kita. Meskipun tidak memiliki efek langsung tetapi desktop yang dipenuhi dengan banyak ikon memberikan beban tambahan pada sistem dengan hal-hal yang ada di layar.

Komputer harus bekerja ekstra sambil menampilkan serangkaian ikon yang tidak penting . Ini menurunkan kinerja dan akhirnya berdampak pada borosnya baterai. Jika kita ingin meletakkan shortcut di desktop, simpan di satu folder saja.

11. Mengatur Tingkat Kecerahan Layar


Menjaga tingkat kecerahan tetap tinggi memiliki efek buruk pada daya tahan baterai laptop kita. Kita dapat meredupkan layar saat menonton film di ruangan gelap atau saat meninggalkan laptop tanpa mematikannya. Menjaga kecerahan rendah di Windows 10 akan menghemat banyak daya baterai.

12. Aktifkan Kecerahan Adaptif


Windows 10 dapat secara otomatis mengontrol kecerahan layar dengan bantuan fitur bawaan. Fitur ini akan meredupkan layar saat kita berada di tempat gelap. Kita dapat mengaktifkan fungsi ini di menu Power Options. Untuk lebih jelasnya agan bisa melihat lagi penjelasan nomor 4 diatas.


Catatan: Fitur ini hanya akan berfungsi jika komputer Anda memasang sensor cahaya sekitar.

Itulah beberapa cara untuk menghemat baterai lapatop Windows 10 dan agar umur baterai tetap awat. Terimakasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment