Cara Memindahkan Aplikasi Android Ke Penyimpanan Kartu SD Tanpa Root

Cara Memindahkan Aplikasi Android Ke Penyimpanan Kartu SD Tanpa Root

Cara memindahkan aplikasi ke kartu SD tanpa root. Saat ini mayoritas smartphone Android keluaran baru memiliki kapasitas penyimpanan internal yang lumayan besar, kisaran 128GB. Namun untuk smartphone Android yang versi agak lama, kapasitas penyimpanan internal yang dimiliki cukup kecil, hanya kisaran 16GB saja. Bahkan ada yang hanya 4GB.

Tentu saja penyimpanan internal yang penuh bisa mempengaruhi kinerja Android. Yang paling mudah kita rasakan adalah performa menurun serperti lambat, berat, dan kadang hang. Pengguna penyimpanan internal paling banyak adalah aplikasi yang kita pasang. Sehingga semakin banyak aplikasi yang kita pasang, semakin banyak pula ruang penyimpanan internal yang dipakai.
Cara paling mudah untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memindahkan aplikasi Android ke penyimpanan internal kartu SD. Hal tersebut bisa mengurangi beban penyimpanan internal dari smartphone Android.

Untuk memaksimalkannya kita bisa menambahkan memori eksternal berupa kartu MicroSD dengan ukuran yang besar dan kecepatan yang tinggi. Karena jika kita memindahkan aplikasi Android ke penyimpanan internal dengan kualitas MicroSD yang buruk dan lambat, efeknya saat kita menjalankan aplikasi tersebut juga akan lebih lemot.

Standarnya kita menggunakan MicroSD dengan kecepatan 48mbps keatas, akan lebih baik jika kita menggunakan MicroSD berkecepatan 80mbps atau 100mbps. Untuk kapasitas penyimpanannya bisa kita sesuaikan dengan kemampuan smartphone kita.

Karena tidak semua smartphone biasa menggunakan MicroSD dengan kapasitas tinggi. Rata-rata hanya mendukung MicroSD dengan kapasitas 64GB keatas. Walaupun saat ini sudah ada yang mampu menggunakan memory MicroSD 128GB, 256GB, dan 512GB.

Cara Memindahkan Aplikasi Android ke Penyimpanan Internal Kartu SD Tanpa Root


Pada smartphone Android versi Mashmallow keatas sudah tersedia fitur untuk memindahkan aplikasi Android ke penyimpanan internal dan mengubah penyimpanan internal berupa MicroSD menjadi penyimpanan internal. Tentu kita harus melakukan performatan dulu. Maka dari itu MicroSD yang akan kita gunakan untuk memindahkan aplikasi Android akan terhapus semua datanya.

Pastikan semua data-data penting yang ada di dalam MicroSD tersebut sudah kita backup. Proses selanjutnya adalah mengubah MicroSD menjadi penyimpanan internal.

Cara Merubah MicroSD Menjadi Penyimpanan Internal


Pertama masukan kartu MicroSD yang akan kita gunakan untuk memindahkan aplikasi Android. Lalu masuk ke Phone Settings >> Storage >> SD Card >> Menu (titik tiga) >> Settings >> Format as internal >> Erase & Format.


Tunggu sampai proses performatan selesai. Setelah selesai, MicroSD kita sudah siap digunakan untuk memindahkan aplikasi Android dari penyimpanan internal.

Cara Memindahkan Aplikasi Android ke Penyimpanan MicroSD


Untuk memindahkan aplikasi Android ke penyimpanan MicroSD, caranya cukup mudah. Kita cukup membuka daftar aplikasi di Pengaturan atau Settings. Pilih aplikasi yang akan kita pindahkan, klik pada tulisan Change, pilih opsi SD Card, selanjutnya pilih Move.


Tinggal kita tunggu proses pemindahan aplikasi Android ke penyimpanan MicroSD sampai selesai. Lakukan proses yang sama untuk aplikasi lain yang ingin kita pindah ke Kartu SD. Prosesnya cukup mudah, kita hanya perlu memformat kartu MicroSD dan tanpa perlu root.

Keuntungan Memindahkan Aplikasi Android ke SD Card atau Memori MicroSD


1. Penyimpanan Internal Lebih Luas


Jelas keuntungan pertama jika kita memindahkan aplikasi Android ke SD Card adalah penyimpanan internal smartphone menjadi lebih luas. Karena data instalasi aplikasi serta data-data aplikasi seperti cache dan OBB juga akan ikut pindah ke penyimpanan eksternal.

2. Smartphone Menjadi Lebih Ringan dan Cepat


Efek dari ruang penyimpanan internal Android yang luas adalah kinerja Android menjadi lebih ringan. Karena aplikasi-aplikasi yang lain sudah ditanggung oleh penyimpanan eksternal dari MicroSD yang kita format tadi.

3. Sisa Uninstall Aplikasi Menjadi Lebih Bersih


Nah ini adalah hal yang banyak orang tidak tahu. Saya pernah melakukan sedikit pengecekan. Waktu itu saya mempunyai game Asphalt 8 di penyimpanan internal saya. Setelah saya cek di pengaturan aplikasi, total ukuran dari aplikasi ini adalah hampir 1,5 GB.

Karena ukurannya yang begitu besar akhirnya saya memutuskan untuk mencopot aplikasi tersebut untuk membebaskan penyimpanan internal saya sebesar hampir 1,5GB. Namun setelah saya uninstall aplikasi tersebut,  kapasitas penyimpanan saya hanya bertambah sebesar 1GB. Itu artinya aplikasi Asphalt 8 masih menyisakan sampah sebesar 500MB.

Ukuran yang lumayan besar, itu hanya dari satu aplikasi saja. Jika kita berkali-kali melakukan proses pencopotan aplikasi, berapa banyak data yang tertinggal di dalam penyimpanan internal?

Dari situ dapat saya simpulkan bahwa akan lebih aman jika kita memindahkan semua data aplikasi ke penyimpanan MicroSD. Karena jika kita melakukan pencopotan aplikasi dan meninggalkan fila data di MicroSD, kita akan lebih mudah membersihkannya. Bahkan tidak masalah jika kita harus memformat kartu MicroSD kita.

Sekian pembahasan tentang cara memindahkan aplikasi Android ke kartu SD tanpa root kali ini. Terimakasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment