7 Misteri Terbesar Planet Mars Yang Belum Terpecahkan

7 Misteri Terbesar Planet Mars Yang Belum Terpecahkan

Misteri planet Mars. Oleh para ilmuan masa Tiongkok Kuno dulu planet Mars disebut sebagai Planet Api. Sedangkan saat ini para astronom modern menyebut planet Mars dengan sebutan Planet merah. Para ilmuan dan astronom masih penasaran dengan planet Mars dan ingin mengungkap berbagai misterinya.

Bahkan setelah puluhan pesawat ruang angkasa dikirim ke Mars, masih banyak yang tidak kita diketahui tentang dunia luar itu. Berikut ini adalah beberapa misteri terbesar yang belum terpecahkan.tentang planet Mars.

Misteri Terbesar Planet Mars Yang Belum Terpecahkan


1. Misteri Metana di Mars



Metana adalah molekul organik paling sederhana yang pertama kali ditemukan di atmosfer Mars oleh pesawat ruang angkasa Mars Express dari European Space Agency's atau Badan Antariksa Eropa pada tahun 2003. Di Bumi, banyak gas metana di atmosfer yang diproduksi oleh aktivitas kehidupan seperti dari kotoran sapi.

Metana diduga ada di atmosfer Mars sekitar 300 tahun belakangan ini. Tetapi belum diketahui aktivitas apa yang menyebabkan terbentuknya gas metana ini di Mars, apakah aktivitas kehidupan atau bukan. Namun ada cara lain untuk menghasilkan metana tanpa aktivitas kehidupan, misalnya seperti aktivitas gunung berapi.

Pesawat ruang angkasa ExoMars ESA yang diluncurkan pada 2016 ditugaskan untuk mempelajari komposisi kimia atmosfer Mars untuk mempelajari lebih lanjut tentang metana ini.

2. Mengapa Mars Memiliki Dua Wajah?


Planet Mars memiliki dua sisi atau dua wajah yang sangat berbeda, para ilmuan masih belum memahami penyebab hal tersebut. Belahan planet Mars bagian utara berupa dataran rendah yang halus. Ini adalah salah satu tempat paling datar dan paling halus di tata surya, berpotensi diciptakan oleh air yang pernah mengalir melintasi permukaan Mars.

Sementara permukaan Mars bagian selatan sangat kasar dan penuh kawah. Permukaan Mars sebelah selatan ini memiliki ketinggian 4 km sampai 8 km lebih tinggi dari permukaan Mars sebelah utara. Bukti terbaru menunjukkan perbedaan besar yang terlihat antara belahan utara dan selatan planet ini disebabkan oleh batu ruang angkasa raksasa yang menghantam Mars dahulu kala.

3. Misteri Air Mengalir Di Mars



Meskipun sudah ditemukan berbagai bukti bahwa air atau setidaknya benda cair pernah ada di permukaan Mars namun sampai sekarang masih belum diketahui apakah saat ini air sesekali masih mengalir di planet Mars atau tidak. Tetapi garis-garis gelap dan sempit yang terlihat di lereng Mars mengisyaratkan bahwa air asin bisa mengalir turun setiap musim semi.

4. Misteri Keberadaan Lautan di Mars



Pada beberapa misi ekspedisi ke Mars mengungkap bahwa ada beberapa tempat di Mars yang diduga dulu memiliki suhu yang lumayan hangat sehingga air tidak membeku dan mengalir diatasnya. Tempat-tempat ini termasuk apa yang tampak sebagai lautan luas, deretan lembah, delta sungai, dan mineral-mineral yang membutuhkan air untuk terbentuk.

Namun jika kita melihat iklim dari planet Mars, kita akan bertanya-tanya bagaimana bisa Mars bisa memiliki suhu yang hangat? Sedangkan suhu di Mars saat ini tergolong dingin karena sinar matahari sangat lemah di planet Mars. Dari pertimbangan tersebut mungkin bentuk-bentuk yang seperti bekas aliran air disebabkan oleh angin atau mekanisme lainnya.

Namun, ada bukti yang menunjukkan bahwa Mars purba cukup hangat untuk mendukung air cair di setidaknya satu tempat di permukaannya. Temuan lain mengisyaratkan bahwa Mars purba dulunya dingin dan basah, tidak dingin dan kering atau hangat dan basah, seperti yang sering diperdebatkan oleh ilmuan saat ini.

5. Misteri Kehidupan di Mars



Wahana antariksa pertama yang berhasil mendarat di Mars, Viking 1 milik NASA memulai sebuah misteri yang masih belum terpecahkan. Yaitu apakah ada bukti kehidupan di Mars? Viking mewakili upaya pertama dan sejauh ini hanya untuk mencari kehidupan di Mars, dan temuannya masih diperdebatkan hingga hari ini.

Viking telah mendeteksi molekul organik seperti metil klorida dan diklorometana. Namun, senyawa ini dianggap sebagai kontaminasi terestrial. Yaitu, cairan pembersih yang digunakan untuk mempersiapkan pesawat ruang angkasa ketika masih di Bumi.

Permukaan Mars sangat tidak bersahabat dengan kehidupan seperti suhu yang dingin, radiasi tinggi, permukaan yang gersang  dan faktor-faktor lainnya. Namun, ada banyak contoh kehidupan yang bisa bertahan hidup di lingkungan ekstrem di Bumi seperti tanah kering di Lembah Kering Antartika dan Gurun Atacama yang sangat gersang di Chili.

Di Bumi pasti ada kehidupan di mana pun ada air yang cair. Kemungkinan bahwa pernah ada samudra di Mars membuat banyak orang bertanya-tanya apakah kehidupan pernah berevolusi di Mars, dan jika demikian apakah itu mungkin masih ada?. Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu menjelaskan tentang kehidupan lain di seluruh alam semesta.

6. Misteri Kehidupan Bumi yang Berasal dari Mars



Meteorit yang ditemukan di Antartika yang berasal dari Mars memiliki struktur yang menyerupai yang dibuat oleh mikroba di Bumi. Meskipun banyak penelitian menyarankan penjelasan kimia dan bukan biologis untuk menganalisa struktur ini, namun perdebatan masih tetap berlanjut. Temuan ini memang meningkatkan kemungkinan bahwa kehidupan di Bumi sebenarnya berasal dari Mars sejak lama, yang sampai ke bumi menggunakan meteorit.

7. Bisakah Manusia Hidup di Mars?



Untuk menjawab apakah ada kehidupan atau tidak di Mars, manusia mungkin harus pergi ke sana dan mencari tahu secara langsung. Rencana NASA pada tahun 1969 adalah untuk membuat misi pengiriman manusia ke Mars di tahun 1981 dan membangun pangkalan permanen di Mars pada tahun 1988. Namun, perjalanan manusia antar planet menimbulkan tantangan ilmiah dan teknologi yang sulit.

Astronot harus berhadapan dengan sulitnya perjalanan, masalah makanan, air, oksigen, efek buruk dari gayaberat mikro, potensi bahaya seperti kebakaran, radiasi, dan fakta bahwa astronot akan berada jutaan mil jauhnya dari bantuan serta harus bertahan selama bertahun-tahun. Mendarat, bekerja, hidup di planet lain, dan kembali dari sana akan menawarkan sejumlah tantangan juga.

Namun walaupun begitu sudah banyak para astronot yang tertantang dan ingin melakukannya. Bahkan ada beberapa sukarelawan yang mengajukan diri dalam untuk mengikuti proyek Mars500. Proyek tersebut adalah sebuah simulasi penelitian dimana kita berperan sebagai astronot dan hidup di pesawat seperti di luar angkasa selama beberapa tahun.

Para ilmuan menemukan adanya tanda-tanda keberadaan mikroba pemakan batu di Mars. Jika hal ini benar maka mikroba tersebut bisa dimanfaatkan untuk mengikis batu dan menambang sumber daya untuk menunjang kehidupan manusia di Mars. Tapi semuanya masih diselimuti misteri sampai ada manusia yang kesana dan memastikannya sendiri.

Itulah beberapa misteri planet Mars yang belum terpecahkan dan masih menjadi perdebatan para ilmuan. Terimakasih sudah berkunjung di blog sederhana ini, semoga bermanfaat.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment